PROBOLINGGO, Radar Bromo–Sebuah rumah tempat produksi mainan terbakar di Jalan Wali Kota Gatot, Gang 2, Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Api melalap seisi rumah sampai hangus. Hitungan awal, kebakaran itu menyebabkan kerugian sekitar Rp 30 juta.
Rumah milik Wulan, 23, itu diketahui terbakar Jumat (1/11) siang, pukul 10.00. Rumah itu dalam kondisi kosong saat terbakar, sehingga tidak ada korban jiwa.
Wulan sendiri tidak tinggal di rumah itu. Dia menggunakan rumahnya itu sebagai tempat produksi mainan serba Rp 2 ribuan.
Ada tiga karyawan yang bekerja di sana. Namun, saat kebakaran terjadi, mereka semua sudah pulang.
“Ketiga karyawan sudah pulang sekitar pukul 09.00. Jadi, rumah dalam keadaan kosong. Saya sendiri baru mendapat kabar dari warga sekitar pukul 10.30 dan langsung ke lokasi,” terang Wulan.
Salah satu warga sekitar, Novi, 23, mengatakan, seorang kurir paket yang pertama mengetahui kebakaran itu saat lewat di depan rumah korban. Kurir itu lantas memberitahu Novi.
“Saya kaget dikasih tahu ada api. Jadi, saya langsung ngecek rumah itu. Ternyata apinya sudah besar. Saya langsung minta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api,” lanjutnya.
Warga pun berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, cara itu tidak berhasil. Api malah semakin besar dan membakar seluruh bangunan yang terbuat dari anyaman bambu itu.
Akibatnya, atap rumah roboh dan seluruh isi rumah habis terbakar. Selain itu, api juga menyambar kabel listrik di atas rumah.
"Habis seisi rumah, terbakar semua. Ada baju, magicom, tempat tidur. Hanya ada satu Alquran yang selamat, meskipun terbakar sedikit di ujungnya," ungkap Wulan.
Wulan memperkirakan, dia mengalami kerugian sekitar Rp 30 Juta, karena kebakaran itu mencakup kerusakan bangunan dan seluruh barang di dalamnya.
Ia menduga, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Sebab, sebelum kebakaran terjadi, tidak ada aktivitas di dalam rumah. Juga tidak ada sisa pembakaran sampah di sekitar lokasi.
Sementara itu, petugas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo tiba di lokasi setelah mendapat laporan warga.
Pemadaman berjalan lancar dengan menggunakan dua unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter dan 3.000 liter.
“Kami segera ke lokasi sekitar pukul 10.24. Proses pemadaman berlangsung sekitar 40 menit. Lokasi dinyatakan kembali kondusif pukul 11.10,” kata Komandan Regu (Danru) 4 Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Nurul Purwantoro. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi