SUMBERASIH, Radar Bromo– Empat pelaku begal motor pada dua warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, sebenarnya sudah dikejar warga.
Jumat (18/10) malam, lebih dari 50 warga Mentor menuju lokasi tempat terjadinya aksi begal yang menimpa Dodik, 21, dan sepupunya, Udin, 18. Mereka merupakan teman, tetangga dan keluarga korban.
Mereka datang ke area persawahan yang ditanami jagung di Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, setelah ditelepon oleh korban Dodik.
Dodik menelepon temannya dari tempat persembunyian di ladang jagung, setelah empat pelaku kabur dengan membawa motornya.
Yaitu Honda PCX warna hitam Nopol N 2023 QZ. Saat itu, 4 pelaku berhasil membawa motor yang mati karena kunci keyless dibawa korban.
Sayangnya, upaya mengejar kawanan pelaku begal motor itu tidak membuahkan hasil. Warga kehilangan jejak pelaku.
Korban sendiri memilih untuk tidak melaporkan kejadian itu pada petugas kepolisian.
Namun, korban Dodik sempat berusaha mencari tahu ke mana motornya dibawa kabur oleh kawanan begal itu.
Dodik mengatakan, jalan Desa Sumurmati tempat dia dibegal adalah jalan kecil. Jalan ini berujung di sebuah jalan besar.
Bila diikuti terus, jalan besar ini akan sampai ke Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
“Dari situ saya berusaha mencari lokasi yang kemungkinan punya CCTV. Karena di situ dekat perumahan, saya datang untuk mencari CCTV,” terangnya.
Dan dugaan korban benar. Perumahan yang ada di Triwung Lor itu memang punya CCTV. Korban lantas minta izin melihat rekaman CCTV milik perumahan tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV itu, memang ada tiga motor yang melintas pelan di jalan tersebut. Salah satunya mendorong salah satu motor menggunakan kaki.
“Kalau disesuaikan dengan hari dan jamnya, memang benar ini para pelaku yang membawa motor saya,” terangnya.
Sayangnya, rekaman CCTV itu tidak terlalu jelas. Ditambah saat itu keadaan sangat gelap, sehingga tidak dapat terlihat seperti apa ciri-ciri pelaku.
“Memang hasil rekamannya tidak terlalu jelas. Saya belum minta yang lebih bagus videonya” ujarnya.
Korban sendiri dibegal saat berboncengan motor dengan adiknya, Udin, 18, pada Jumat (18/10) malam.
Mereka dibegal empat orang yang berboncengan menggunakan dua motor di kawasan kebun jagung di Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih.
Para pelau sempat mengancamnya dengan celurit. Mereka berhasil membawa kabur motor Dodik. Yaitu Honda PCX hitam Nopol N 2023 QZ. (mg/hn)
Editor : Muhammad Fahmi