Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lokasi Tabrakan KA Pandalungan v Truk di Tongas Probolinggo Sudah Terpasang Palang, tapi Belum Dioperasionalkan

Moch Vikry Romadhoni • Rabu, 2 Oktober 2024 | 03:05 WIB

BELUM DIFUNGSIKAN: Kondisi truk usai tertabrak KA Pandalungan di Bayeman, Tongas. Di lokasi, sudah terpasang palang, namun belum difungsikan.
BELUM DIFUNGSIKAN: Kondisi truk usai tertabrak KA Pandalungan di Bayeman, Tongas. Di lokasi, sudah terpasang palang, namun belum difungsikan.
 

TONGAS, Radar Bromo-Lokasi kecelakaan kereta api (KA) Pandalungan dengan truk muat pakan ternak di Bayeman, Tongas, Kabupaten Probolinggo sejatinya sudah terpasang palang. Namun, palang itu belum dioperasionalkan.

Kecelakaan nahas itu terjadi di jalur perlintasan langsung (JPL) 170 masuk Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Menurut Fathul Muin, paman dari sopir truk Fikri Haikal, 25 asal Pasuruan, Selasa pagi itu (1/10), Fikri hendak mengirim pakan ternak ke Bayeman, Tongas.

Sekitar pukul 08.50, Haikal melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di JPL 170, ia mengira tidak ada kereta api yang melintas.

Sebab, palang di JPL tersebut masih ke atas. Atau belum turun. Haikal Fikri rupanya tidak mengetahui jika JPL tersebut masih belum beroperasi.

Padahal, dalam waktu bersamaan juga melaju KA Pandalungan dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak bisa dihindari.

Akibatnya, korban beserta kendaraannya dihantam kereta api dan terpental ke arah utara sekitar 10 meter.

Fikri Haikal yang mengalami luka, langsung dilarikan ke Puskesmas Tongas.

Dari informasi yang dihimpun, pembangunan pos JPL di Bayeman Tongas itu berbarengan dengan pembangunan pos JPL di daerah lain.

Tahun ini, ada 9 unit pos JPL yang dibangun di perlintasan sebidang wilayah Kabupaten Probolinggo. Anggarannya bermuara dari sejumlah sumber yang bukan dari APBD.

Selain rencana pembangunan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo juga bakal menerima hibah aset.

Bentuknya berupa bangunan pos jaga dan palang pintu di perlintasan sebidang kereta api dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Sudah selesai dibangun di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 170 dan JPL 172 di Kecamatan Tongas,” kata Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto melalui Kasi Keselamatan Transportasi Mohammad Kartono, beberapa waktu lalu.

Selain di Tongas, ada bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) di 3 jalur perlintasan langsung (JPL).

Meliputi JPL 164 Tongas serta JPL 14 dan JPL 22 Leces. Sedangkan dari APBD Provinsi Jawa Timur melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ada di 2 JPL yakni JPL 183 dan JPL 184 Sumberasih serta rencana P-APBD Provinsi Jawa Timur 2024 di 2 JPL yakni JPL 169 Tongas dan JPL 178 Sumberasih.

“Sehingga di awal tahun 2025 Pemkab Probolinggo wajib menyiapkan SDM petugas jaga tersebut di 9 lokasi dengan masing-masing pos 4 orang yang bertugas di 3 shift,” katanya. (don/mie)

 

 

Editor : Muhammad Fahmi
#kai #Bayeman #kecelakaan kereta api #perlintasan tanpa palang #Tongas #perlintasan sebidang #KA Pandalungan #probolinggo