PROBOLINGGO, Radar Bromo–Sebuah rental PlayStation (PS) di Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Tisnonegaran, Kanigaran, Kota Probolinggo dibobol maling.
Pencurian ini langsung viral di media sosial. Sebab aksi terduga pelaku terekam closed circuit television (CCTV) milik rental setempat. Meski begitu, sejauh ini pelakunya belum tertangkap.
Bahkan, wajah pelaku terlihat jelas. Diduga pelaku tidak tahu bahwa ada CCTV di rental PS milik Muhammad Nur, 41, itu.
Sehingga, pelaku dengan santai beraksi. Menggondol 6 unit PS 3 dan satu laptop di sana, Senin (30/9) dini hari.
Berdasarkan penunjuk waktu di CCTV, pencurian itu terjadi pukul 04.20. Awalnya, seorang pria mengendap-endap memasuki ruangan rental.
Pelaku mengenakan hoodie hitam dan celana jins pendek. Setelah memastikan kondisi sepi, lelaki itu mengambil 6 unit PS 3 dan satu laptop.
“Ada 12 PS di sini, terdiri atas PS 3 dan PS 4. Yang diambil semuanya PS 3, ada enam unit. Laptop saya yang ada di meja juga hilang,” ungkap Nur, saat ditemui di lokasi.
Nur menjelaskan, rental PS miliknya itu tutup sekitar pukul 04.10. Setelah itu, karyawannya pulang. Sementara Nur dan keluarganya tidur di lantai atas.
“Beberapa menit setelah tutup itu, pencurian terjadi. Pintu rental memang ditutup, tapi tidak dikunci. Saya dan keluarga sedang berada di lantai dua, jadi tidak mendengar apa pun,” katanya.
Nur baru menyadari rental miliknya kecurian pada pukul 10.40. Ia mendapati laptop yang biasanya diletakkan di meja servis sudah tidak ada.
“Pagi itu saya sempat keluar rumah, tapi pas balik kok laptop hilang. Setelah saya periksa ke atas, juga tidak ada. Beberapa PS juga hilang. Akhirnya saya cek rekaman CCTV,” tambahnya.
Berdasarkan rekaman CCTV itu, baru diketahui ada pencuri yang membobol rental miliknya. Nur bahkan yakin, pelaku pernah main di tempatnya sekali.
Menurut Nur, pencurian ini bukanlah yang pertama terjadi. Beberapa waktu lalu, rental PS miliknya juga pernah dibobol pencuri. Saat itu, kerugiannya lebih besar karena sepeda motornya turut dicuri.
“Dulu lebih parah, motor saya ikut hilang. Alhamdulillah kali ini motornya tidak diambil. Padahal motor terparkir di bawah,” ujarnya.
Akibat pencurian ini, Nur mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Ia pun segera melaporkan kejadian ini ke Polres Probolinggo Kota.
“Sudah dilakukan olah TKP dan nanti saya akan kembali ke Polres untuk menindaklanjuti laporan ini,” jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Didik Riyanto mengungkapkan, pihaknya belum menerima laporan resmi dari korban. Menurutnya, belum ada laporan masuk.
“Hingga saat ini belum ada laporan yang masuk. Namun, kami akan terus mengecek dan penyelidikan. Semua tindak kriminal di wilayah hukum kami akan ditindaklanjuti,” tegas AKP Didik. (gus/hn)
Editor : Muhammad Fahmi