Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wisatawan Asing yang ke Bromo Terus Meningkat, Ikut Angkat Penumpang Kereta Api

Arif Mashudi • Rabu, 14 Agustus 2024 | 19:25 WIB
NIKMATI KEINDAHAN: Wisatawan mancanegara ketika berada di Puncak Bromo. Inset, kedatangan wisatawan juga mengerek penumpang di Stasiun Probolinggo.
NIKMATI KEINDAHAN: Wisatawan mancanegara ketika berada di Puncak Bromo. Inset, kedatangan wisatawan juga mengerek penumpang di Stasiun Probolinggo.

MAYANGAN, Radar Bromo - Gunung Bromo masih menjadi magnet besar bagi wisatawan. Bukan hanya wisatawan lokal, tapi juga wisatawan mancanegara (wisman) atau asing. Setelah pandemi, angkanya mencapai ribuan tiap bulannya.

Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Balai Besar TNBTS, Hendra Wisantara mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan ke Bromo terus meningkat. Wisatawan yang berkunjung memang masih tetap didominasi wisatawan lokal.

Tetapi wistawan asing atau mancanegara yang berkunjung ke Bromo juga banyak. Tiap bulannya sekitar ribuan wisatawan asing yang mengunjungi wisata Bromo.

"Saat bulan Juli saja wisatawan lokal ada 40.817 orang yang berkunjung ke Bromo dan 2.983 orang wisatawan asing atau mancanegara," katanya.

Banyaknya wisatawan asing yang berkunjung ke Bromo juga dirasakan PT KAI.

Stasiun Probolinggo menjadi salah satu stasiun yang paling banyak digunakan oleh wisman untuk naik kereta api.

Dalam separo tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Kota Probolinggo meningkat drastis. Tercatat, separo tahun ini sudah ada sekitar 13.549 wisatawan asing yang naik Kereta Api (KA) dari stasiun Probolinggo.

Sesuai data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo dari PT KAI Daop 9 Jember, sejak Januari hingga pertengahan Agustus 2024, tercatat ada sekitar 13.549 warga negara asing (WNA) yang berangkat dari Stasiun Probolinggo.

Jumlah itu meningkat hampir 400 kali lipat jika dibanding periode yang sama di tahun 2023 yang melayani 2.723 WNA.

“Lokasi Stasiun Probolinggo cukup dekat dengan wisata Gunung Bromo yang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Indonesia. Sehingga, wisatawan asing itu menjadikan sebagai stasiun favorit yang menggunakan kereta api menuju beberapa destinasi selanjutnya, seperti Jogjakara, Banyuwangi atau Bali,” kata Cahyo Widiantoro, Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember.

Cahyo menerangkan, bulan Juli menjadi waktu kunjungan tertinggi para WNA di Kota Probolinggo. Berdasarkan data Daop 9 Jember, sebanyak 3.499 WNA menggunakan kereta api dari Stasiun Probolinggo di bulan Juli.

Bahkan dua pekan pertama di bulan Agustus jumlah penumpang WNA dari Stasiun Probolinggo sudah mencapai 2.172 pelanggan. Ini juga selaras dengan catatan TNBTS.

Wisatawan asing yang menggunakan kereta api berasal dari berbagai negara. Mulai dari kawasan Asia, Eropa, Amerika, Oceania dan juga Afrika. Kemudian WNA asal Perancis paling banyak menggunakan KA dari Stasiun Probolinggo, disusul wisatawan dari Tiongkok.

“Selama tahun 2024 sampai bulan Agustus, jumlah penumpang KA di Stasiun Probolinggo yang berasal dari warga negara Perancis mencapai 2.808 orang. Sedangkan warga negara Tiongkok mencapai 2.200 orang,” terangnya.

Cahyo mengharapkan, berbagai peningkatan pelayanan pada transportasi kereta api yang sudah dilakukan oleh KAI dapat menjadi duta bagi bangsa Indonesia guna memberikan kesan positif.

”Sekaligus mempromosikan keindahan wisata Indonesia kepada masayarakat dunia,” ujarnya. (mas/fun)

Editor : Jawanto Arifin
#wisatawan asing #bromo #PT KAI