KADEMANGAN, Radar Bromo- Pemadaman listrik di daerah Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, dikeluhkan warga. Selain hampir seharian, sejumlah fasilitas publik juga terganggu. Salah satunya matinya sejumlah traffic light.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, arus lalu lintas di Perempatan Pilang begitu ramai. Terutama ketika sore. Dengan matinya traffic light, arus lalu lintas menjadi semrawut. Sejumlah kendaraan sempat berhenti mengira traffic light masih berfungsi.
Salah seorang pengendara Hermanto, 49, mengatakan, lampu lalu lintas yang mengatur empat ruas jalan tidak berfungsi. Karena pasokan listriknya padam. “Sudah sejak sekitar pukul 09.30 padam. Jadi, arus lalu lintas di sini semrawut. Tapi, tadi ada petugas yang mengatur,” katanya.
Menurutnya, lampu lalu lintas yang mengatur empat ruas jalan mati dikarenakan pemadaman. Membuat pengendara harus lebih waspada. Mengingat, ruas jalan ini banyak dilalui kendaraan bermuatan berat, seperti truk.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Tommi Hermanto mengatakan, untuk meminimalisasi tidak beraturannya lalu lintas ketika traffic light padam, pihaknya turun mengatur arus lalu lintas. Agar pengendara tetap tertib dan meminimalisasi kemacetan.
“Ada anggota pengaturan di lokasi. Anggota kami piket hanya empat orang. Semua traffic light mati, jadi harus ke sana kemari,” ujarnya.
Pemadaman listrik yang dilakukan PLN, dikeluhkan warga karena dinilai terlalu lama. Terhitung sejak pukul 09.00 sampai sekitar pukul 17.00. “Hampir seharian. Seharusnya tidak sampai selama ini meski ada perbaikan,” ujar salah seorang karyawan perusahaan di Kota Probolinggo, Anto.
Menurutnya, PLN bisa melakukan pemadaman untuk kepentingan pemeliharaan. Namun, hedaknya waktunya dipertimbangkan. “Kan bisa diatur waktunya. Bisa dicicil, jangan langsung seharian. Karena banyak warga yang membutuhkan listrik dalam beraktivitas,” katanya.
Terpisah, Manajer PLN ULP Probolinggo Rendra Madyasta mengatakan, pemadaman dikarenakan pihaknya melaksanakan pemeliharan preventif. Tujuannya, untuk meningkatkan keandalan jaringan dan pasokan listrik di wilayah Kota Probolinggo. Terutama mengantisipasi saat cuaca ekstrem.
Karena itu, pihaknya fokus pada kegiatan pemeliharaan material, perbaikan sambungan konduktor tegangan menengah, dan perabasan pohon yang dekat jaringan. “Penyebab gangguan utama yang terjadi antara lain diakibatkan petir, dahan atau ranting patah, dan pohon roboh,” katanya. (mg2/rud)
Editor : Ronald Fernando