JALAN mulus dan nyaman menjadi prioritas Pemerintah Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomrto, Kabupaten Probolinggo.
Sejauh ini, sekitar 80 persen kondisi jalan desa sudah dalam kondisi baik. Pemerintah desa menargetkan tahun depan semua jalan desa tuntas diperbaiki.
Pemerintah Desa Tunggak Cerme masih fokus terhadap pembangunan jalan. Tahun ini, ada dua lokasi yang diperbaiki.
Masing-masing dipaving dan diaspal. Yakni, jalan usaha tani dengan dibangun paving dan jalan desa diaspal.
Kepala Desa Tunggak Cerme Musta’in mengatakan, sesuai rencana pembangunan awal, infrastruktur jalan yang butuh perhatian.
Kini, tersisa sekitar 20 persen yang perlu diperbaiki. Selebihnya, sudah baik dan tinggal menjaga pemeliharaan rutin.
Menggunakan dana desa tahap pertama, tahun ini pemerintah desa telah mereliasikan pembangunan jalan usaha tani di Dusun Krajan RT 14 sampai RT 16. Jalan sepanjang sekitar 535 meter ini dipaving.
“Sebelum dipaving, kondisinya tanah dan licin. Kalau sudah musim hujan, warga takut mau melintas karena rawan jatuh. Sekarang aman. Ramai orang yang lewat jalan itu,” ujar Musta’in.
Selain jalan ini, pemerintah desa juga akan realisasikan pengaspalan jalan di Dusun Kopian RT 6 dan RT 7. Anggarannya dialokasikan dari dana desa tahap kedua. Jalan ini akan dibangun sepanjang sekitar 300 meter.
Kini, kondisi jalan desa yang menjadi penghubung dengan Desa Jrebeng, ini rusak parah. Bahkan, bekas aspal sudah tidak ada dan kondisi jalan bergelombang.
“Jalan desa ini menjadi akses utama warga. Kami upayakan realisasi pembangunannya tahun ini. Karena sudah lama rusak. Sekarang sudah berubah jadi jalan tanah dan bergelombang,” jelasnya.
Adanya sejumlah pembangunan jalan ini membuat warga senang. Seperti diungkapkan warga Desa Tunggak Cerme, Choirotul Umami. Katanya, jalan di depan rumahnya sudah ramai dilintasi pemotor. Sebelum dipaving, jalan tanah lincin.
“Alhamdulillah, terima kasi Pak Kades. Jalan yang rusak dan licin sudah dibangun. Sekarang jadi ramai yang lewat jalan ini,” ujarnya.
Siapkan Sanggar dan Gedung Pertemuan
Kenyamanan masyarakat saat menggunakan fasilitas umum menjadi prioritas Pemerintah Desa Tunggak Cerme. Sejumlah fasilitas umum dibenahi. Termasuk bangunan di balai desa yang sudah lama rusak dan terbengkalai, direhab total. Rencananya, akan dijadikan gedung sanggar sekaligus ruang pertemuan.
Kepala Desa Tunggak Cerme Musta’in mengatakan, pembangunan fasilitas umum menjadi perhatian utama. Kini, pihaknya tengah merehab bangunan yang sudah lama rusak untuk dijadikan sanggar. Kini, progres pembangunannya sudah sekitar 80 persen.
“Bangunan itu sebelumnya tanpa atap dan rusak parah. Lantai juga masih tanah. Karena rusak, sudah lama tidak ditempati. Karena itu, kami rehab total untuk dijadikan sanggar,” katanya.
Gedung ini nantinya juga dapat digunakan untuk ruang pertemuan. Atau menjadi tempat kegiatan belajar mengajar Taman Kanak-kanak (TK) Tunas Bangsa.
Karena kondisi gedung TK yang berada di bawah binaan Desa Tunggak Cerme itu juga memprihatinkan. Tetapi, sudah direncanakan untuk direhab.
“Kami juga berencana merehab gedung TK Tunas Bangsa. Jika anggaran mencukupi, bisa direalisasikan tahun ini,” katanya. (mas/rud/*)
APBDES PEMERINTAH DESA TUNGGAK CERME TAHUN ANGGARAN 2024
PENDAPATAN
Pendapatan asli desa -- Rp 3.000.000,00
Pendapatan transfer -- Rp 1.338.168.804,00
Jumlah -- Rp 1.341.168.804,00
BELANJA
Belanja pegawai -- Rp 320.459.472,00
Belanja barang dan jasa -- Rp 417.785.004,99
Belanja modal -- Rp 565.296.700,00
Belanja tidak terduga -- Rp 38.060.000,00
Jumlah -- Rp 1.341.601.176,99
Surplus/Defisit -- (Rp 432.372,99)
PEMBIAYAAN
Penerimaan pembiayaan -- Rp 432.372,99
Silpa tahun sebelumnya -- Rp 432.372,99
Pembiayaan netto -- Rp 432.372,99
Sisa lebih pembayaran anggaran -- Rp 0,00