BERAGAM pembangunan dilakukan Pemerintah Desa Sumberagung, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Terutama infrastruktur. Tujuannya, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga.
Pemerintah Desa Sumberagung terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warganya melalui berbagai program pembangunan infrastruktur.
Salah satunya yang sedang berjalan adalah pembangunan jalan usaha tani.
Sekretaris Desa Sumberagung Tri Hardiyanto J mengatakan, jalan di Dusun Mawar, yang sebelumnya hanya pematang sawah, diubah menjadi jalan usaha tani.
Kini, pembangunannya sudah mencapai sepanjang 180 meter dengan lebar 2,5 meter.
“Bila ditotal sepanjangnya 3 kilometer. Kami kerjakan secara bertahap. Termasuk terkait perkerasan jalan dan sistem irigasi di area persawahannya juga,” ujarnya.
Sebelum dibangun menjadi jalan usaha tani, Pemerintah Desa Sumberagung terlebih dahulu membangun tembok penahan tanah (TPT) di kedua sisi. Fungsinya sebagai penahan tanah agar tak mudah terkisis ataupun longsor.
Menurutnya, jalan usaha tani memiliki peran krusial dalam mendukung aktivitas pertanian. Para petani lebih mudah dan cepat mengangkut kebutuhan pertanian. Termasuk hasil panen.
“Atas usulan warga dan persetujuan para pemilik sawah di lokasi, kami melakukan pembebasan lahan untuk dijadikan jalan. Alhamdulillah kini masyarakat, khususnya para petani merasa senang dengan adanya jalan tersebut,” jelasnya.
Adanya jalan usaha tani ini, mampu menekan biaya produksi.
Sawah yang lokasinya jauh dari jalan utama, biasanya butuh biaya angkut hasil panen sekitar Rp 70 ribu per kuintal. Yang lokasinya dekat dengan jalan utama sekitar Rp 40 ribu per kuintal.
“Setelah adanya jalan usaha tani, biaya ini dapat ditekan hingga 75 persen. Dampaknya juga membuat harga sawah menjadi naik,” katanya.
Pembangunan jalan usaha tani ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung sektor pertanian.
Perbaiki Fasilitas Pendidikan sampai RTLH
Pembangunan infrastruktur, benar-benar menjadi program prioritas Pemerintah Desa Sumberagung. Selaian jalan, ada juga pembangunan tembok penahan tanah (TPT).
TPT sepanjang 10 meter dengan tinggi 4 meter ini, dibangun sebagai penahan erosi tanah di tepi sungai Desa Sumberagung.
“Lokasinya di tikungan sungai. Membuat arus deras sering menabrak tanggul sungai. Akhirnya, perlahan terkisis. Bila dibiarkan khawatir lama-lama memakan bahu jalan. Karena itu, kami bangun TPT,” ujar Kaur Perencanaan Desa Sumberagung Dedy Indra Ismanto.
Selain fasilitas umum, warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni juga diperhatikan.
Salah satunya dengan menggalakkan program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Tujuannya, menyediakan hunian yang layak bagi keluarga yang kurang mampu.
“Dengan adanya program ini, harapan kami kualitas hidup masyarakat akan meningkat seiring dengan terciptanya lingkungan yang sehat dan aman,” ujar Dedy.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Desa Sumberagung, juga menyediakan fasilitas yang layak.
Salah satunya merehab gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Atap PAUD sering bocor karena rangkanya sudah lapuk.
“Kini atapnya sudah kami perbaiki. Rangkanya menggunakan galvalum, sehingga lebih kuat dan tidak mudah lapuk. Alhamdulillah proses pembelajaran di sekolah tersebut kini makin nyaman,” ujar Kaur Keuangan Desa Sumberagung A. Khusairi. (gus/rud/*)
APBDES PEMERINTAH DESA SUMBERAGUNG TAHUN ANGGARAN 2024
PENDAPATAN
Pendapatan transfer -- Rp 1.231.784.713,00
Dana desa -- Rp 64.080.000,00
Alokasi dana desa -- Rp 293.650.065,00
Bagi hasil pajak dan retribusi -- Rp 36.584.648,00
Bantuan keuangan kabupaten -- Rp 50.000.000,00
BELANJA
Belanja bidang pemerintah desa -- Rp 527.259.811,78
Belanja bidang pembangunan desa -- Rp 631.922.500,00
Belanja bidang kemasyarakatan -- Rp 36.680.000,00
Belanja bidang pemberdayaan masyarakat -- Rp 68.789.050,00
Belanja tak terduga -- Rp 68.400.000,00
Jumlah belanja -- Rp 1.333.051.361,78
Surplus (Defisit) -- Rp (101.266.648,78)
PEMBIAYAAN
Penerimaan pembiayaan -- Rp 101.266.648,78