Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gara-gara Layangan Suwangan Nyangkut di Kabel PLN Tisnonegaran Probolinggo, Listrik Padam 20 Menit

Moch Vikry Romadhoni • Selasa, 16 Juli 2024 | 04:15 WIB
BIANG KELADI: Petugas PLN menunjukkan layang-layang suwangan yang nyangkut di kabel PLN Jalan Juanda hingga menyebabkan listrik padam, Senin petang (15/7). (Vikry Romadhoni/ Radar Bromo)
BIANG KELADI: Petugas PLN menunjukkan layang-layang suwangan yang nyangkut di kabel PLN Jalan Juanda hingga menyebabkan listrik padam, Senin petang (15/7). (Vikry Romadhoni/ Radar Bromo)

KANIGARAN, Radar Bromo-Gara-gara layangan besar atau suwangan, listrik di rumah sejumlah warga Kecamatan Kanigaran dan Mayangan, Kota Probolinggo padam pada Senin petang (15/7).

Itu setelah layang-layang suwangan nyangkut di kabel PLN. Serta mengganggu jaringan listrik setempat.  

Insiden itu terjadi di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Senin (15/7) sore, sebuah layangan berukuran besar atau suwangan nyangkut di kabel listrik PLN dan mengakibatkan mati lampu di Kota Probolinggo.

Beruntung, petugas PLN segera bertindak, sehingga mati lampu tidak terlalu lama.

Petugas Pelayanan Teknik ULP PLN Kota Probolinggo Imron Nur Huda mengatakan, dari informasi warga sekitar, pukul 17.45, ada suwangan yang tiba-tiba tersangkut di kabel saluran udara tegangan menengah (SUTM).

Lokasi layangan suwangan nyangkut di kabel itu berada di Jalan Ir Juanda, Kota Probolinggo.

Setelah layangan nyangkut, pemiliknya berusaha menarik secara paksa, hingga benangnya putus.

Saat ditarik paksa terjadi ledakan pada kabel SUTM. Setalah terjadi ledakan, aliran listrik padam.

“Seluruh kota yang salurannya sama dengan tiang ini mati. Mungkin listrik yang masih hidup di daerah Kelurahan Mayangan dan Sukabumi, sebab jaringannya beda,” katanya.

Mendengar kabar itu, Imron mengaku bergegas ke lokasi untuk melakukan perbaikan.

Layangan yang nyangkut diambil. Setelah itu, melakukan perbaikan dan tidak butuh waktu yang lama.

“Mati lampunya sekitar 20 menit. Penyebabnya, terjadi sentuhan antara dua kabel. Kabel lampu layangan yang menyentuh kabel SUTM hingga mengakibatkan korsleting listrik,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layanagan di daerah yang dekat dengan tegangan listrik.

Sebab, bisa membahayakan masyarakat yang berada di sekitarnya. Namun, ia mengaku juga tidak bisa melarang dan membatasi orang-orang untuk bermain layangan. (mg2/rud)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#layang-layang #pln #listrik padam #Kabel PLN #probolinggo