PEMERINTAH Desa (Pemdes) Alastengah, Kecamatan Besuk berupaya memaksimalkan pembangunan desa. Karenanya realisasi dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat, tidak hanya infrastruktur pembangunan sektor lainnya juga tetap dilaksanakan.
Infrastruktur masih menjadi sasaran utama pembangunan desa. Sebab masih banyak infrastruktur yang belum tersentuh oleh pembangunan. Khususnya jalan yang menyebar diseluruh penjuru desa yang selama ini kondisinya masih belum layak untuk dilintasi bahkan kerap dikeluhkan masyarakat.
Kepala Desa Alastengah Nahrawi mengatakan bahwa pemerintah desa tahun ini memprioritaskan pembangunan jalan desa. Semua jalan desa baik jalan poros desa, jalan menuju pertanian dan permukiman menjadi sasaran pembangunan dan peningkatan kualitas.
Hal ini dilakukan semata-mata untuk kenyamanan warga dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari serta meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Kami sering mendapatkan keluhan dari warga karena jalan belum dibangun dan rusak. Ini menjadi pekerjaan rumah pemdes, sehingga pembangunan jalan kami maksimalkan,” katanya.
Sejauh ini pemdes telah merealisasikan pembangunan 9 ruas jalan. Sebanyak 7 ruas jalan dibangun dengan konstruksi aspal lapisan penetrasi (lapen). Di antaranya ruas jalan di RT 1/RW 1, Dusun Rabesen; ruas jalan di RT 3/RW 1, Dusun Rabesen; ruas jalan di RT 6/RW 2, Dusun Gentengan; ruas jalan di RT 4/RW 3, Dusun Dauh; ruas jalan di RT 6/RW 3, Dusun Dauh; ruas jalan di RT 7/RW 4, Dusun Krajan; dan ruas jalan di RT 5/RW 5, Dusun Bedian.
Ruas jalan tersebut dibangun dengan konstruksi aspal lapen karena sebelumnya memang sudah pernah dibangun jalan aspal. Namun karena bangunan termakan oleh cuaca dan waktu mengalami kerusakan pada bagian permukaan bahkan ada beberapa titik yang rusak. Sehingga masih layak untuk dilakukan pembangunan dengan konstruksi lapen.
Sementara itu 2 ruas jalan dibangun dengan konstruksi paving. Meliputi ruas jalan di RT 6/RW 2, Dusun Gentengan dan ruas jalan di RT 3/RW 2, Dusun Gentengan. Jalan ini belum tersentuh pembangunan sehingga pemerintah desa membangunnya agar lebih nyaman untuk dilintasi. Kini walaupun masuk musim penghujan warga tidak khawatir becek dan terpeleset saat melintas karena jalan kondisinya sudah nyaman.
“Nyaman tidaknya jalan dapat dirasakan langsung oleh warga yang melintas. Semua jalan yang sudah dibangun baik aspal lapen dan paving total panjangnya 6 kilometer. Kondisinya sudah nyaman dan aman untuk dilintasi warga,” tandasnya.
Percantik Desa dengan Gapura dan Taman
Desa Alastengah perlahan mulai bersolek dengan melakukan penataan bangunan secara rapi memperhatikan nilai-nilai estetika.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan kesan positif di lingkungan desa baik untuk warga masyarakat desa sendiri ataupun warga lainnya yang datang. Untuk itulah ada dua pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa.
Pertama yakni membangun gapura pada pintu masuk desa. Gapura yang berada di RT 2/RW 5, Dusun Bedien ini memiliki fungsi sebagai penanda bahwa wilayah tersebut merupakan wilayah administrasi Desa Alastengah. Sebelumnya batas wilayah belum memiliki gapura. Bangunan gapura ini dibuat dengan konstruksi beton dengan tinggi sekitar 5 meter terlihat begitu kokoh.
“Gapura desa sudah selesai dibangun saat ini tinggal finishing. Belum dicat dan diberi tulisan desa. Nantinya juga akan kami hias agar lebih bagus,” kata Kepala Desa Alastengah Nahrawi.
Selanjutnya pemdes juga akan membangun taman desa yang berada disisi selatan gapura. Taman ini nantinya akan dibuat seperti mini alun-alun. Ditanam beberapa jenis bunga dan dibangun air mancur. Serta bangunan pelengkap lainnya yang berfungsi memperindah pintu masuk desa.
Nahrawi menjelaskan jika dalam jangka panjang pemerintah desa secara bertahap akan melakukan penataan dan pembangunan lingkungan sekitar pintu masuk tersebut.
Pasalnya pada sisi sebelah selatan ruas jalan gapura desa sebelumnya memang sudah ada pasar desa yang telah difungsikan oleh masyarakat. Sayangnya masih minim pengunjung yang datang ke kios. Dengan dibangunnya taman dan gapura pemerintah desa berupaya meningkatkan geliat pasar desa sehingga menjadi pusat keramaian desa.
“Anggaran yang dimiliki cukup terbatas, karena itulah pembangunan taman masih proses. Nantinya jika gapura dan taman sudah selesai pasar desa juga akan kami lengkapi dengan gazebo. Tentu kami berharap geliat perekonomian desa meningkat,” pungkasnya. (ar/fun/*)
APBDes PEMERINTAH DESA ALASTENGAH TAHUN ANGGARAN 2024
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa -- Rp 37.600.000,00
Pendapatan Transfer -- Rp 1.917.056.944,00
JUMLAH PENDAPATAN -- Rp 1.954.656.944,00
BELANJA
Belanja Pegawai -- Rp 355.776.720,00
Belanja Barang dan Jasa -- Rp 464.696.811,00
Belanja Modal -- Rp 1.001.289.520,00
Belanja Tidak Terduga -- Rp 139.692.480,00
JUMLAH BELANJA -- Rp 1.961.455.531,00
SURPLUS / (DEFISIT) -- Rp 6.798.587,00
PEMBIAYAAN
Penerimaan Pembiayaan -- Rp 6.798.587,00
SILPA Tahun Sebelumnya -- Rp 6.798.587,00
PEMBIAYAAN NETTO -- Rp 6.798.587,00
SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN -- Rp 0,00