SUMBERASIH, Radar Bromo- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Pantura, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (25/5). Warga Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Ansori, 52, meninggal dunia setelah jadi korban tabrak lari.
Anak bungsu korban, Sri Wahyuni, 26, mengatakan, kecelakaan yang menimpa ayahnya terjadi sekitar pukul 04.30. Saat itu, korban datang dari sungai di seberang rumahnya. Korban sudah biasa mandi atau buang air di sungai meski di rumahnya ada kamar mandi.
Sri mengaku belum mengetahui terkait kronologi ayahnya jadi korban tabrak lari. Tiba-tiba sudah banyak orang di depan rumahnya mengerumuni orang yang tergeletak di jalan. Penasaran, Sri menghampirinya.
Setelah melihat korban yang tergeletak di tengah jalan, Sri syok. Karena ternyata korban adalah ayahnya. Sekitar 05.30, korban dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh, untuk diatopsi. “Belum diketahui pasti siapa yang menabrak, apakah mobil atau motor. Namun, perkiraan saya mobil,” katanya.
Anak pertama korban, Yunus, 39, mengatakan, anak-anak korban sudah melarang bapaknya mandi ataupun buang air di sungai. Selain rawan kecelakaan, korban memiliki penyakit di kakinya. Sering kram.
Mendapati dua kecelakaan lalu lintas ini, Jawa Pos Radar Bromo berusaha mendapatkan keterangan dari kepolisian. Namun, ketika dihubungi melalui sambuangan telepon, Kanit Laka Polres Probolinggo Kota Aipda Muzayyin masih belum merespons. (mg2/rud)
Editor : Ronald Fernando