PROBOLINGGO, Radar Bromo- Tumpahan solar di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, kembali makan korban. Selasa-Rabu (21-22/5), ada dua pemotor yang menbonceng anaknya terjatuh. Motornya tergelincir karena licinnya tumpahan solar.
Salah seorang warga sekitar, Reni, 33, tak menampik jika sering terdapat tumpahan solar di tikungan menuju SMAN 2 Kota Probolinggo. Bahkan, tak jarang menyebabkan kecelakaan. Kemarin dialami seorang ibu dan balitanya.
“Ibunya tidak bisa berdiri. Kakinya terluka. Anaknya, Alhamdulillah tidak apa-apa karena tetap didekap oleh sang ibu. Kami bantu bangunkan dan bawa ke tepi jalan,” katanya.
Peristiwa serupa juga menimpa seorang ibu dan anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun, Selasa (21/5). Reni mengatakan, mereka mengendarai motor dari selatan. Sesampai di tikungan, tergelincir karena adanya tumpahan solar.
“Ibu dan motornya tidak apa-apa. Tapi, bagian atas bibir anaknya luka kecil. Mungkin karena terkena aspal ketika jatuh. Anaknya kan duduk di bagian depan,” kata Reni.
Saking seringnya, Reni mengatakan, masyarakat sekitar bila mendengar suara grabak, pasti buru-buru keluar. Sebab, dapat dipastikan ada orang yang terjatuh di tikungan.
“Selain tikungan tajam, bila ada tumpahan solar, makin licin. Kebanyakan yang jatuh itu pemotor,” katanya.
Warga pun menghubungi Pemdam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo untuk membersihkannya. Selasa (21/5), Tim Damkar membersihkannya sekitar pukul 11.29.
“Kami sudah cek ke lokasi, tapi sudah kering,” ujar Humas Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Nanang Effendi, soal kejadian Rabu (22/5). (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando