Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sediakan Jalur Alternatif Menuju Air Terjun Madakaripura, Begini Kondisi Jalannya

Abdul Wahid • Minggu, 12 Mei 2024 | 18:00 WIB

 

 

 

CEK LOKASI: Plt Kepala Diskopar Kabupaten Probolinggo Bambang Heri Wahyudi menunjuk jalur setapak menuju Air Terjun Madakaripura, yang lonsor. Sabtu (11/5), ia menyur
CEK LOKASI: Plt Kepala Diskopar Kabupaten Probolinggo Bambang Heri Wahyudi menunjuk jalur setapak menuju Air Terjun Madakaripura, yang lonsor. Sabtu (11/5), ia menyur

LUMBANG, Radar Bromo - Destinasi wisata Air Terjun Madakaripura, Kecamatan Lumbang, sudah empat bulan ditutup. Sejauh ini belum dipastikan kapan akan kembali dibukan. Namun, tanda-tanda akan dibukan sudah muncul.

Sabtu (11/5), sejumlah pemangku kebijakan sudah melakukan survei untuk kembali membuka tempat wisata ini. Di antaranya, ada Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar) bersama Pemeirntah Desa Negororejo. Juga ada dari Perusahaan Umum Kehutanan Negara (Perhutani), Polsek Lumbang, Koramil Lumbang, Tour Guide Madakaripura, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopar Kabupaten Probolinggo Bambang Heri Wahyudi mengatakan, wisata Air Terjun Madakaripura, akan segera dibuka karena sudah dirasa aman. Selama dua minggu terakhir, di daerah Madakaripura sudah tidak ada hujan dan cuaca cerah.

“Di samping itu, pelaku wisata sudah menyiapakan jalur alternatif,” katanya.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan jalur menuju air terjun bisa dilalui dengan aman setelah dibuat jalur alternatif. Jalur tersebut melalui jalur bawah atau jalur sungai. Ruas jalan setapak yang terputus tidak bisa dilintasi, karena itu dibangun tangga ke arah sungai.

Ruas jalan setapak yang masih bisa dilalui juga dibangun tangga dari arah sungai menuju jalan setapak. Selain itu, ada petunjuk arah bagi pengunjung agar tidak kebingungan. Petunjuk itu berupa arah panah yang dibuat menggunakan cat semprot di batu besar yang ada di sekitar sungai.

Ia juga membacakan kesepakatan tata tertib dan ketentuan umum bagi pengunjung, tour guide, ojek, pedagang, dan petugas. Dalam tata tertib, ditegaskan harus dicetak di spanduk dengan dua bahasa. Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

“Intinya, tata tertib dan ketentuan umum itu mengarah pada keselamatan dan kenyamanan pengunjung,” katanya.

Setelah pengecekan lokasi, nantinya akan dilanjutkan rapat berkaitan dengan jadwal pembukaan wisata Madakaripura. Dalam kesepakatan itu, harus disetuju bersama oleh semua pihak. Baik pemerintah Desa Negororejo, Camat Lumbang, Perhutani, Polsek Lumbang, Koramil Lumbang, sampai Tour Guide Madakaripura dan LMDH.

Diketahui, jalan setapak menuju Air Terjun Madakaripura di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, longsor, Jumat (28/1). Sejak saat itu, tempat wisata alam ini ditutup. (mg2/rud)

 

Editor : Abdul Wahid
#kabupaten probolinggo #wisata #madakaripura