MAYANGAN, Radar Bromo - Puncak arus balik dalam rangka liburan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, terjadi Senin (15/4). Namun, sepekan pascalebaran, penumpang kereta api (KA) di wilayah PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 9 Jember, masih membeludak. Bahkan, untuk keberangkatan Kamis (18/4), semua tiket KA jarak jauh habis terjual.
Manajer Hukum dan Humasda PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, selama delapan hari arus balik mulai 11-18 April, total penumpang yang diberangkatkan dari Daop 9 Jember mencapai 88.333 orang. Bila dirata-rata mencapai 11.042 orang per hari.
Jumlah tersebut meningkat 7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kala itu, mengangkut 88.296 atau rata-rata per hari 10.287 penumpang naik dari Daop 9 Jember.
“Hari ini (kemarin), dari data yang diambil pada pukul 14.00, tercatat sudah 10.181 penumpang. Angka ini masih akan bertambah karena masih ada beberapa kereta api yang beroperasi pada jadwal berikutnya,” ujar Cahyo.
Tingginya jumlah pengguna KA di wilayah Daop 9 Jember, diprediksi masih akan terjadi sampai Minggu (21/4). Atau, H+10 Lebaran. Bahkan, beberapa KA tiketnya telah habis terjual sampai tanggal tersebut.
“Sampai Minggu (21/4), tersisa 1.015 tempat duduk yang tersedia untuk beberapa perjalanan kereta api keberangkatan Daop 9 Jember,” katanya.
KA Pandalungan relasi Jember-Gambir menjadi salah satu KA keberangkatan Daop 9 Jember yang paling diminati pelanggan. Selama 22 hari masa Angkutan Lebaran 2024 dari H-10 sampai H+10, tiketnya sudah habis terjual sejak jauh-jauh hari. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando