Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Empat Jam Kumpulkan Empat Pikap Sampah dari Kawasan Bromo

Arif Mashudi • Jumat, 5 April 2024 | 16:25 WIB
BERSIH-BERSIH: Sejumlah warga dari beragam elemen masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan Gunung Bromo, Kamis  (4/4).
BERSIH-BERSIH: Sejumlah warga dari beragam elemen masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan Gunung Bromo, Kamis  (4/4).

SUKAPURA, Radar Bromo- Sampah di kawasan wisata Gunung Bromo, begitu banyak. Selama empat jam dilakukan bersih-bersih, Kamis (4/4), terkumpul empat pikap sampah.

Penutupan wisata Gunung Bromo menjelang liburan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, dioptimalkan untuk bersih-bersih. Giat bersih-bersih dilakukan di semua wilayah kawasan Gunung Bromo. Termasuk memperbaiki patok atau tanda jalur menuju savana di kawasan Bromo. Bersih-bersih yang melibatkan banyak pihak ini dimulai pukul 08.00 sampai sekitar pukul 12.00.

Gondo Andono dari Forum Sahabat Gunung (FSG) mengatakan, banyak pihak yang terlibat dalam bersih-bersih pada hari pertama, kemarin. Selain FSG, juga ada dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), TNI, Polri, Muspika, dan pelaku jasa wisata, seperti paguyuban kuda dan pedagang kaki lima.

“Tadi bersih-bersih dilakukan mulai Cemoro Lawang, menyisir ke arah jalur savana. Ada juga di kawah Bromo, pure, dan sekitarnya,” katanya.

 

 

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) wilayah 1 Didid Sulastiyo mengatakan, persiapan liburan Lebaran, kawasan wisata Bromo ditutup selama dua hari untuk dibersihkan. Kamis (4/4), bersih-bersih dilakukan di tiga daerah pintu masuk Bromo. Meliputi, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang.

“Semua terlibat. Mulai TNBTS dan teman-teman pelaku jasa wisata, muspika 3 kabupaten (Probolniggo, Malang, Pasuruan), dan relawan ikut turun bersama,” terangnya.

Didid menerangkan, pada hari pertama bersih-bersih juga dilakukan perbaikan patok jalur ke savana dan pembatas lokasi yang tidak masuk zonasi wisata. Supaya jib Bromo dan kendaran tidak melewati jalan yang bukan jalurnya.

“Ke depan akan dilakukan pembersihan kawasan, pemasangan rambu-rambu larangan dan peringatan di kawasan Bromo,” terangnya.

Ia berharap semua pelaku jasa wisata dan wisatawan, untuk tidak meninggalkan sampah di kawasan Bromo. Sampah hendkanya di buang ke tempat atau dibawa kembali keluar dari kawasan Bromo. “Semua pelaku jasa wisata diharapkan terus lebih mengedukasi wisatawan agar jangan meninggalkan sampah di Bromo,” katanya. (mas/rud)

Editor : Ronald Fernando
#bersih bersih #bromo