Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Parsel Lebaran Mulai Dijajakan, Segini Harganya

Inneke Agustin • Sabtu, 30 Maret 2024 | 16:25 WIB

 

MENARIK: Sejumlah makanan ringan dan barang pecah belah disusun rapi hingga menjadi sebuah parsel lebaran di salah satu toko parsel di Jalan Panglima Sudirman.
MENARIK: Sejumlah makanan ringan dan barang pecah belah disusun rapi hingga menjadi sebuah parsel lebaran di salah satu toko parsel di Jalan Panglima Sudirman.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Banyak cara dalam berbagai kebahagiaan bersama di momen Hari Raya Idul Fitri.

Salah satunya dengan mengirimkan parsel. Menjelang lebaran, sejumlah toko mulai menyiapkan parsel.

Salah satu toko parsel di ruas Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di barat Pasar Baru Kota Probolinggo menyediakan berbagai jenis parsel untuk lebaran.

Parsel-parsel tersebut tertata rapi di toko tersebut dengan harga yang variatif.

“Harganya macam-macam. Tergantung dari isi parselnya. Ada sembako, makanan ringan, barang pecah belah, kue lebaran, hingga sprai. Harganya mulai dari Rp 20 ribu untuk snack anak, sembako start Rp 45 ribu, dan makanan ringan Rp 75 ribu,” kata Jessi, 33 selaku pemilik toko.

Selain itu, Jessi juga menerima pesanan custom dari pelanggannya.

Isi parsel dapat menyesuaikan dengan barang atau makanan yang disediakan oleh pelanggan.

“Nanti kami bantu pengemasan hingga menjadi parsel. Misalnya ingin sembako yang harganya lebih mahal, juga bisa disampaikan ke kami. Nantinya akan kami buatkan,” tuturnya.

Tampak makanan-makanan ringan maupun barang pecah belah disusun rapi dalam sebuah parsel hingga terlihat cantik dan menarik.

Menurut Jessi, pembuatan parselnya tidak butuh waktu yang lama. Seperti parsel kecil seperti sembako seharga Rp 45 ribu hanya butuh 30 menit saja.

“Tergantung kesulitan dan siapa yang mengerjakan. Kalau sudah mahir biasanya akan lebih cepat selesai,” katanya.

Tiap harinya banyak masyarakat yang berburu parsel untuk lebaran.

Bahkan Jessi mengaku tokonya telah menyediakan parsel sejak sebulan yang lalu.

Parsel-parsel tersebut dapat dibeli langsung di toko ataupun dapat diantar menggunakan jasa kirim.

“Parsel dapat dibawa langsung oleh pembeli atau dapat dikirim bila kesulitan membawa. Kami memiliki jasa kirim pribadi menggunakan mobil. Ini untuk meminimalisir terjadi pecah atau hal-hal lain yang tidak diinginkan selama proses kirim,” kata Jessi.

 

Rutin berikan parsel pada karyawan dan tetangga

Memberikan parsel juga menjadi tradisi rutin tahunan yang dilakukan oleh Diyan Mei Ikawati, warga Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Diyan mengaku pada tahun ini memberikan menyediakan budged sekitar Rp 100 juta untuk memberi parsel.

Parsel tersebut meliputi 400 paket sembako dan 200 paket parsel yang akan dibagikan pada sejumlah sasaran.

“Tetangga di dekat rumah full 2 RT baik yang mampu maupun kurang mampu, semuanya dapat. Kemudian dari karyawan salon saya, serta para tetangga di rumah terdahulu saya. Selebihnya akan dicarikan masyarakat yang memang kurang mampu. Terkadang dari tetangga para karyawan,” katanya.

Parsel tersebut berisi 5 kilogram beras, kue kaleng, minyak, mie instan, gula, sirup, dan sarung.

Semuanya dibungkus dalam dus cantik ala parsel lebaran. Tak lupa Diyan juga menyelipkan uang sebesar Rp 50 ribu di dalamnya.

Insyaallah akan dibagikan pada Jumat (5/4). Semua penerima kami berikan kupon untuk mengambil parsel tersebut,” imbuhnya.

Diyan berharap dengan memberikan parsel tersebut dapat mempererat tali silaturrahim dengan para tetangga maupun para pegawainya.

“Selain itu, kami berharap ini dapat menjadi berkah bersama di bulan suci ini. Semoga parsel tersebut juga dapat membawa kebahagiaan bagi yang menerimanya,” harapnya. (gus/one)

Editor : Abdul Wahid
#ramadan #idul fitri #lebaran #Kota Probolinggo #parsel