TONGAS, Radar Bromo- Penyebab meninggalnya seorang pria yang jenazahnya di temukan di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro), masih terus diselidiki. Namun, pria berusia sekitar 40-50 tahun ini diduga menjadi korban tabrak lari.
Jasad pria tanpa identitas ini ditemukan di Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Minggu (24/3), pukul 03.00. Tergeletak di pinggir jalan Tol Paspro.
Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengatakan, mayat tersebut ditemukan kali pertama oleh Tim Patroli Jalur Ruas Tol Paspro. Saat itu, mereka melakukan tugas rutin berpatroli berjalan dari timur. Dari Gerbang Tol Probolinggo Barat menuju Exit Tol Tongas.
“Sesampai di TKP (tempat kejadian perkara), tepatnya di depan Mako Sat PJR 4.1 Jalur B Tol Paspro Km 824, tim menemukan seorang pria tergeletak di tepi jalan. Setelah didekati dan diperiksa, ternyata sudah tidak bernyawa dengan hidung mengeluarkan darah,” katanya.
Lelaki tersebut memiliki ciri-ciri berkulit sawo matang dengan jumlah gigi lengkap. Rambut panjang ikal hitam. Serta, berpakaian kaus lengan pendek hitam dan sarung warna cokelat motif kotak.
“Tingginya sekitar 160 sentimeter dengan berat tubuh sekitar 60 kilogram. Sementara, usianya berkisar 40 hingga 50 tahun,” katanya.
Setelah menemukan mayat tersebut, tim patroli menghubungi petugas Sat PJR Jatim 4.1 dan membawanya ke RSUD Tongas, Kabupaten Probolinggo. Sementara, Satreskrim dan Satlantas Polres Probolinggo Kota, juga turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, dugaan sementara, pria tersebut merupakan korban kecelakaan. Namun, saat ini masih kami lakukan penyelidikan dan pengembangan. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak tol untuk mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujar Zainullah. (gus/rud)
Editor : Jawanto Arifin