Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Racik Mercon untuk Lebaran, Jari-jari Warga Lumbang Ini Hancur Kena Ledakan

Inneke Agustin • Selasa, 26 Maret 2024 | 03:05 WIB
Petugas saat mengamankan sejumlah barang bukti pembuatan mercon. Inset Joko saat dievakuasi usai terjadi ledakan.
Petugas saat mengamankan sejumlah barang bukti pembuatan mercon. Inset Joko saat dievakuasi usai terjadi ledakan.

LUMBANG, Radar Bromo-Agenda membuat mercon untuk persiapan lebaran berujung tragedi. Dua warga Lumbang, Kabupaten Probolinggo harus dirawat di rumah sakit lantaran mercon yang diracik ternyata meledak.

Kedua korban pun terluka parah. Bahkan, sejumlah jari-jari salah satu pembuat juga hancur kena ledakan mercon.

Dua orang yang kena ledakan mercon sendiri itu adalah Joko, 36, dan FAH, 14. Mercon yang mereka buat meledak. Keduanya pun terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa mercon meledak saat diracik itu terjadi Sabtu (23/3) di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Kapolsek Lumbang AKP Suharsono menjelaskan, mulanya Joko membuat mercon.

Lelaki itu memang biasa membuat mercon untuk persiapan tradisi menjelang Lebaran setiap tahunnya.

Ia meraciknya menggunakan bubuk mesiu, Sabtu (23/3) sekitar pukul 23.30 di rumahnya. Yaitu di Dusun Kranggan RT 12/RW 04, Desa Palang Besi, Kecamatan Lumbang.

Saat sedang membuat mercon itu, datanglah FAH. Ia sengaja datang untuk melihat proses pembuatan mercon oleh Joko.

Namun, peristiwa nahas terjadi. Saat Joko hendak memasukkan bubuk mesiu ke dalam kertas mercon yang ke-20, tiba-tiba mercon tersebut meledak. Ledakannya tepat mengenai tangan Joko.

Berdasarkan video yang viral beredar, tiga jari di tangan kiri Joko putus akibat ledakan itu.

Yaitu, jari telunjuk hilang. Lalu, jari kelingking dan jari manis putus di bagian atasnya. Sementara jari tengah dan jempol selamat.

“Ledakan mercon kena tangannya. Hingga membuat jari-jari tangan kirinya putus. Tubuhnya pun terbakar,” kata AKP Suharsono.

Sementara FAH, mengalami hal tidak lebih baik. Sejumlah bagian tubuhnya mengalami luka bakar. Yaitu bagian wajah dan dua lengannya.

Keduanya lantas dilarikan ke Puskesmas Patalan. Kemudian dirujuk ke RS Wonolangan di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

“Tim dokter UGD RS Wonolangan mengatakan, luka bakar yang dialami Joko sekitar 56 persen dan jari tangannya sebagian hancur. Sementara FAH mengalami luka bakar sekitar 63 persen,” terangnya.

Berdasarkan hasil interogasi awal menurut AKP Suharsono, diketahui Joko yang membuat mercon itu. Dia pun sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Joko diketahui membeli bubuk mesiu dua ons kepada orang yang tidak dikenalnya di Surabaya.

Bubuk mesiu itu dibelinya sekitar satu setengah bulan yang lalu seharga Rp 150 ribu.

Joko memang lebih banyak tinggal di Surabaya. Dia bekerja sebagai pemulung di sana. Sementara di Lumbang, dia menjadi petani.

“Sementara ini kami masih melakukan interogasi awal terhadap tersangka. Mengingat ia masih dalam proses penanganan medis akibat menderita luka bakar sekitar 56 persen tadi,” tuturnya.

Namun, AKP Suharsono memastikan bahwa proses penyidikan tetap berjalan. Tersangka dijerat UU Darurat Nomor 12/1951. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#mercon meledak #mercon #lebaran