SUKAPURA, Radar Bromo- Kejadian di jalur wisata Bromo, menjadi kekhawatiran sendiri bagi warga Tengger.
Apalagi, belakangan cukup sering terjadi laka tunggal, akibat human error. Dalam sebulan ini sudah terjadi 4 kali laka tunggal Jip Bromo. Beruntungnya, tidak sampai ada korban jiwa.
Terbaru, Rabu (6/3) sebuah Jip bromo nyungsep ke selokan di pertigaan jalan Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.
Untungnya, kecelakaan kendaraan yang membawa penumpang wisatawan itu tidak sampai terguling. Sehingga, tidak ada korban atas kecelakaan tunggal tersebut.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan laka tunggal itu terjadi sekitar pukul sekitar pukul 09.30.
Kecelakaan diduga karena human error. Dari rekaman CCTV, diduga kuat pengemudi kurang kosentrasi atau mengantuk.
Karena, tiba-tiba laju Jip Bromo langsung oleng ke kiri dan nyungsep ke tepi jalan.
Kades Ngadisari, Sunaryono saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu pasti penyebab Jip bromo tersebut alami laka tunggal.
Namun yang perlu diperhatikan semua pihak, kejadian kecelakaan yang kerap terjadi itu membuat warganya was-was.
Karena tidak menutup kemungkinan kecelakaan tunggal itu karena human error dari pengemudi Jip.
Selama sekitar 1 bulan ini, sudah 4 kali kecelakaan tunggal dialami Jip Bromo. Perlu ada perhatian dari pihak berwenang.
Mulai memastikan kendaraan masuk dalam paguyuban. Hingga kendaraan sudah layak jalan (uji kir) kah.
Begitu juga dari sopir, harus dipastikan memiliki SIM dan masuk paguyuban.
”Terpenting lagi, harusnya Jip Bromo pelaku usaha wisata Bromo, harus kendaraan asal Probolinggo, bukan luar daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukapura, AKP Jamhari saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tunggal Jip Bromo tersebut. Saat mendapatkan laporan itu, anggotanya sudah mendatangi lokasi kejadian dan dipastikan tidak ada korban.
Penumpang Jip Bromo yang merupakan wisatawan, sudah langsung diantar balik ke hotel. Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi.
”Kecelakaan tunggal itu, diduga kuat karena human error. Kemungkinan sopir kurang konsentrasi atau mengantuk, tiba-tiba langsung oleng ke kiri. Tapi sopir dan penumpang semuanya selamat, tidak ada yang luka,” ungkapnya. (mas/fun)
Editor : Ronald Fernando