PROBOLINGGO, Radar Bromo - Sejumlah warga Kota Probolinggo bisa sedikit bernapas lega menghadapi makin tingginya harga beras.
Perum Bulog Perwakilan Probolinggo menyiapkan 203.060 kilogram beras untuk program pemberian bantuan pangan pemerintah tahun 2024.
Wakil Pemimpin Bulog Cabang Probolinggo Yoga Prastyadi mengatakan, bantuan tersebut akan disalurkan kepada keluarga miskin secara bertahap.
Adapun setiap penerima manfaat bakal mendapatkan masing-masing 10 kilogram beras.
“Penyaluran telah mulai dilakukan sejak Rabu (31/1). Disalurkan ke lima kecamatan se-Kota Probolinggo di kantor kelurahan masing-masing kecamatan,” kata Yoga.
Bantuan ini diberikan secara gratis pada sejumlah penerima manfaat. Walau begitu, Yoga memastikan pasokan beras di gudang tetap aman.
Terpisah, Kabid Ketahanan Pangan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo Yudha Hartanto mengatakan, program ini untuk pengendalian gejolak harga beras yang diketahui terus mengalami kenaikan.
“Sementara untuk Kota Probolinggo, sudah sekitar 20 persen. Ini juga untuk program penurunan angka kemiskinan ekstrem,” katanya.
Kepala DKPPP Kota Probolinggo Aries Santoso menambahkan, sejauh ini penyaluran bantuan pangan dapat dikatakan lancar. Rabu (7/2), serentak di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Mayangan, Kecamatan Kanigaran, dan Kademangan.
“Sementara sebelumnya sudah dilakukan di Kecamatan Kedopok dan Kecamatan Wonoasih. Ini untuk tahap pertama di bulan Januari dan Februari,” katanya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, data keluarga penerima manfaat (KPM) pada 2023 diambil dari data milik Kemensos, sekitar 23 ribuan KPM.
Tahun ini sasarannya ditujukan pada 20.306 KPM se-Kota Probolinggo yang diperoleh dari data P3KE milik Kemenko PMK.
“Sementara pemkot dalam hal ini Bapeda dan DKPPP mem-backup dari sisi validasi data bersama pihak kelurahan dan kecamatan. Sementara untuk pelaksananya dari pihak Bulog,” kata Aries. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando