Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ditinggal Pemilik, Odong-odong di Taman Maramis Terbakar

Inneke Agustin • Rabu, 31 Januari 2024 | 23:42 WIB
AMUK SI JAGO MERAH: Kondisi odong-odong milik Mustofa saat terbakar. (Istimewa)
AMUK SI JAGO MERAH: Kondisi odong-odong milik Mustofa saat terbakar. (Istimewa)

KANIGARAN, Radar Bromo­-Meski masuk penghujan, namun kebakaran masih kerap terjadi di Kota Probolinggo. Selasa (30/1) sebuah odong-odong terbakar saat diletakkan di dekat Taman Maramis, Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Odong-odong itu diketahui milik Mustofa, 45, warga Kelurahan/ Kecamatan Kanigaran.

Biasanya, odong-odong itu dibawa pulang ke rumah Mustofa. Namun, saat api mengamuk, odong-odong itu ditinggal.

“Karena hari itu di rumah ada acara, khawatir tempatnya tidak cukup, jadi sementara sehari itu saja saya letakkan di Taman Maramis. Tidak saya bawa pulang,” kata Mustofa.

Mustofa kala itu tengah beristirahat di rumahnya. Saat tengah terlelap, ia dikagetkan dengan kabar dari teman yang menjemputnya.

Sang teman menyatakan, odong-odong yang Mustofa parkir di Taman Maramis mengalami kebakaran.

Sontak, Mustofa pergi ke lokasi kejadian. Tapi, saat ia sampai di lokasi, apinya sudah membesar.

Ditambah di lokasi tersebut jauh dari sumber air, sehingga warga juga kesulitan untuk membantu memadamkannya.

Bahan odong-odong yang mayoritas terbuat dari plastik, juga membuat mudah terbakar.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo Rabu (31/1) siang, rangka odong-odong sudah tidak ada di lokasi kejadian di Taman Maramis.

Di lokasi kejadian hanya bersisa bercak bekas kebakaran pada paving lantai Taman Maramis.

“Karena ludes semua, tinggal rangkanya saja. Jadi tadi pagi sudah saya loakkan,” kata Mustofa.

Terkait penyebab kebakaran, Mustofa mengaku tak tahu pasti. Sebab menurutnya, tidak ada aliran listrik yang tersambung saat itu.

Meski tidak ada korban jiwa atas kebakaran ini, namun Mustofa mengaku menderita kerugian materil sebesar kurang lebih Rp 30 juta.

Terpisah, Komandan Regu (Danru) 4 Tim Damkar Satpol PP Kota Probolinggo, Nurul mengatakan, pihaknya mendapatkan info terkait kebakaran tersebut pada Selasa (30/1) pukul 04.51.

“Kami tiba di lokasi pukul 05.00 dan langsung melakukan proses pemadaman menggunakan dua fire truck kapasitas 5.000 dan 3.000L. Alhamdulillah api berhasil terkondisikan pada 05.25 dan dinyatakan kembali kondusif pada 05.30,” kata Nurul. (gus)

Editor : Muhammad Fahmi
#kebakaran probolinggo #taman maramis