MEMASUKI puncak masa jabatan Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, dua pekerjaan besar Pemkot Probolinggo rampung.
Yakni pembangunan Mako Polsubsektor Kedopok dan Gedung Pelayanan Terpadu Meteor. Senin (29/1), dua gedung itu telah diresmikan.
Dua gedung ini diresmikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Imam Sugianto bersama Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin.
Diresmikannya dua gedung ini telah mengukir sejarah perjalanan pembangunan Kota Probolinggo.
Di hadapan Kapolda dan seluruh undangan, Wali Kota menceritakan dibangunnya gedung Pelayanan Terpadu “Meteor.”
Menurutnya, berawal dari adanya aplikasi Mangga Manis yang digagas Polres Probolinggo Kota.
“Setiap ada inovasi bagus untuk kepentingan masyarakat Kota Probolinggo, saya merasa tertantang. Apa yang bisa saya beri lebih baik lagi untuk melengkapi inovasi dan komitmen yang ada agar bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, Gedung Pelayanan Terpadu ini merupakan kolaborasi antara Pemkot Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, dan Kodim 0820/Probolinggo. Tujuannya, menanggulangi masalah kegawatdaruratan.
Gedung Pelayanan Terpadu Meteor berdiri di atas tanah milik Satpol PP Kota Probolinggo. Di dalamnya terdapat program layanan secara sinergi dengan melibatkan Pemkot Probolinggo bersama Polres Probolinggo Kota dan Kodim 0820/Probolinggo.
Sedangkan, Gedung Mako Polsubsektor Kedopok dibangun di atas tanah seluas 750 meter persegi. Dengan luas bangunan lantai 1 seluas 275 meter persegi dan lantai 2 seluas 270 meter persegi. Anggarannya berasal dari dana hibah Pemkot Probolinggo.
Pembangunan dua gedung ini mendapatkan apresiasi dari Kapolda.
“Ini luar biasa Pak Wali. Alhamdulillah. Saya atas nama pimpinan Polda Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan dan komitmen Bapak Wali. Saya doakan Pak Wali menjadi Wali Kota Probolinggo periode kedua,” ujarnya disambut aplaus hadirin.
Menurut Kapolda, wali kota begitu peduli terhadap aspek keamanan di Kota Probolinggo. Hal ini patut diapresiasi.
“Karena apa, beliau punya misi agar Kota Probolinggo, menjadi tempat yang nyaman bagi para investor untuk berinvestasi. Kita doakan,” ajaknya.
Menurut Kapolda, hal ini sejalan dengan program Pemprov Jawa Timur.
“Saat ini pemprov sedang membebaskan lahan untuk area pelabuhan sekelas internasional sebagai lalu lintas perairan utama yang bakal digunakan untuk menghubungkan beberapa provinsi. Kita doakan, semoga pekerjaan-pekerjaan ini bisa segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga Kota Probolinggo akan menjadi kota yang mandiri,” katanya. (el/*)
Editor : Jawanto Arifin