SUKAPURA, Radar Bromo- Warga Kabupaten Probolinggo, harus benar-benar waspada dengan ancaman cuaca ekstrem.
Jumat (19/1) malam, cuaca ekstrem, hujan disertai angin kencang mengakibatkan dua tiang listrik di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, roboh.
Akibatnya, malam itu juga listrik padam sampai keesokannya. Bahkan, akses jalan sempat terputus dari kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dampak cuaca ekstrem, dua tiang listrik itu roboh dan melintang di jalan.
Kepala Desa Ngadisari Sunaryono mengatakan, memasuki musim hujan sudah biasa hujan turun terus menerus.
Seperti Jumat kemarin, hujan turun mulai pagi. Namun, hujan disertai angina baru terjadi sore hari hingga malam.
Akibatnya, dua tiang listrik di tepi jalan roboh dan listrik padam total. Selain karena hujan disertai angin kencang, sebelumnya kondisi tiang listrik sudah miring.
Saat hujan, membuat struktur tanah gembur dan tiang listrik itupun roboh.
“Tiang listrik itu roboh sekitar pukul 21.00. Jalan juga tidak dapat dilewati, karena tiang listrik roboh ke jalan. Ada dua tiang listrik yang roboh. Saya tutup jalan itu selama perbaikan,” katanya, Sabtu (20/1).
Team Leader Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan-Keamanan ULP PLN Probolinggo Carolina Tifani Ria Marina Siregar mengatakan, adanya informasi tiang listrik roboh langsung direspons untuk diperbaiki.
Setidaknya, ada 4 tim atau 20 petugas yang menuju lokasi kejadian.
“Proses perbaikan membutuhkan waktu cukup lama. Karena ada dua tiang listrik yang roboh. Satu tiang listrik roboh dan menarik tiang listrik terdekat, akhirnya ikut roboh juga,” katanya.
Tiang listrik roboh dikatakan Carolina, murni karena cuaca ekstrem. Hujan deras yang terjadi terus menerus, membuat struktur tanah di dasar tiang listrik gembur.
Ditambah terjadi angin kencang yang membuat tiang listrik roboh.
“Listrik padam total dan baru normal kembali sore (Sabtu),” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando