GADING, Radar Bromo - Sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Desa, Dusun Bataan, Desa Kertosono, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, dibuat waswas.
Di jalan ini terdapat tiang listrik Jaringan Tegangan Rendah (JTR) miring ke jalan. Bahkan, terlihat nyaris roboh.
Kondisi ini membuat sejumlah warga resah. Mereka khawatir tiang milik PLN ini mendadak roboh dan menimpa pengguna jalan. Karena itu, sejumlah warga berharap segera diperbaiki.
Salah seorang warga Desa Kertosono Karimullah mengatakan, tiang JTR yang miring itu sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.
Sejumlah warga resah, terutama para pengendara. “Lihat saja, kondisinya sudah seperti itu. Miring sekali. Tak tanggung miringnya ke jalan. Kalau roboh bagaimana?,” ujarnya, Jumat (12/1).
Menurutnya, kondisi ini dikhawatirkan jika sewaktu-waktu roboh dan menimpa warga. Meski tak menimpa pengendara, jika roboh tiang ini akan sangat mengganggu para pengendara.
“Pasti jalannya tertutup oleh tiangnya. Tidak mungkin robohnya ke pinggir, pasti melintang ke jalan. Tiang listriknya pasti mengganggu. Misalnya kena pengendara atau masyarakat, bisa gawat,” katanya.
Hal serupa diungkapkan salah satu pengendara, Husnul. Ia mengatakan, bahwa kekhawatirannya sama seperti yang diungkap Karimullah.
“Apalagi saat ini hujan, tanahnya lembek, makin berpotensi roboh. Sangat membahayakan,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya berharap pihak PLN bisa segera memperbaikinya. Agar masyarakat tak lagi resah dan dapat melintas di jalan ini dengan tenang.
“Sebelumnya kalau tidak salah sudah pernah dilaporkan ke perangkat desa dan PLN. Namun, tidak ada tindakan atau perbaikan. Kami harap segera diperbaiki,” ujarnya.
Manager Unit Layanan Pelanggan PLN Rayon Kraksaan Rechi Novriadi mengaku masih akan melakukan pengecekan terlebih dahulu ke lokasi.
Miringnya tiang bisa dikarena beberapa faktor. Salah satunya bisa disebabkan pohon roboh atau tertabrak truk. Ia mengaku akan segera menindaklanjuti.
“Untuk lebih jelasnya, akan kami tinjau terlebih dahulu ke lokasi. Insyaallah kalau tidak besok, Senin akan kami tindak lanjuti,” ujarnya, Sabtu (13/1) sore. (mu/gus/rud)
Editor : Jawanto Arifin