Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Traffic Light Terdampak Proyek Drainase dan Jalan, Aktivasi Pasar Kronong Tunggu Pengerjaan Rampung

Inneke Agustin • Selasa, 9 Januari 2024 | 17:05 WIB
PADAM: Traffic light di simpang empat Pasar Kronong, Kota Probolinggo, padam, Senin (8/1).
PADAM: Traffic light di simpang empat Pasar Kronong, Kota Probolinggo, padam, Senin (8/1).

MAYANGAN, Radar Bromo - Traffic light di simpang empat Pasar Kronong, Kota Probolinggo, sudah lama padam.

Rupanya, matinya lampu lalu lintas ini terdampak proyek pembangunan drainase dan pengaspalan jalur lingkar utara (JLU).

Di simpang empat ini, terdapat empat unit traffic light. Masing-masing satu di Jalan Ikan Kerapu, dua di Jalan Ikan Belanak, dan satu di Jalan Cumi-Cumi.

Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Deddy Ariawan mengatakan, kondisi ini telah terjadi sejak Desember 2023.

Traffic light ini terdampak adanya proyek galian saluran silang di simpang empat antara Jalan Ikan Belanak dan Jalan Ikan Kerapu.

“Ada gangguan yang disebabkan proyek galian drainase dan pengaspalan di lokasi tersebut. Sementara, boks kontrolnya ada di pojok utara. Jadi, lokasinya dilewati proyek tersebut,” jelasnya.

Proses normalisasi traffic light ini, kata Deddy, akan dilakukan setelah proyek pembangunan drainase dan proses pengaspalan di ruas jalan tersebut rampung.

“Segera setelah seluruh proyek selesai, maka traffic light akan kami normalkan kembali,” katanya.

Sementara untuk membantu pengaturan lalu lintas, Deddy mengatakan, pihaknya setiap pagi melakukan piket. Meski tak sepenuhnya maksimal.

“Di simpang empat Pasar Kronong, setiap pagi ada petugas kami yang piket. Namun, karena memang keterbatasan personel, jadi tidak bisa selamanya berjaga di sana,” kata Deddy.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, proyek drainase di Jalan Ikan Belanak kini sudah mencapai 95 persen.

Hanya tinggal melakukan tahap akhir, berupa penyambungan saluran baru dengan saluran lama.

Selanjutnya dilakukan pembersihan bekas galian dan merapikan kembali. Semuanya ditarget selesai pada akhir Januari ini.

“Tinggal finishing. Kami hanya perlu melakukan penyambungan dengan saluran lama dan dirapikan saja nantinya,” kata Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pengerjaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jatim Bali Wahyu Wibowo. (gus/rud)

Editor : Jawanto Arifin
#pasar kronong