PROBOLINGGO, Radar Bromo - Jumlah wisatawan yang menggunakan kapal pesiar dan berkunjung ke Kota Probolinggo, sepanjang 2023 berkurang.
Hanya ada sembilan unit kapal yang merapat di dermaga Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo.
Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Pada 2022, ada 13 kapal yang berlabuh.
Kasubsi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP) Kantor Syahabandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo Prabowo Hendro Kisworo mengatakan, kapal pesiar yang datang tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya. “Biasanya lebih dari 12 kapal. Pada tahun 2023, hanya ada sembilan kapal. Tidak tahu kenapa," katanya.
Ia mengaku selalu berusaha menjaga keamanan wisatawan ketika berlabuh di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. ketika wisatawan asing itu turun, mereka diminta tidak membawa perhiasan ataupun benda yang membahayakan. Seperti gunting atau pisau. “Selama ini mereka patuh. Mereka biasanya hanya membawa kartu identitas dan handphone saat turun,” katanya.
Ketika kembali ke kapal pesiar dan meninggalkan Probolinggo, mereka diperbolehkan membawa cinderemata atau oleh-oleh. Asalkan bukan makanan seperti sayur atau buah. Mereka selalu diminta menghabiskan saat masih di Probolinggo. “Kapal pesiar ini datang pada awal dan akhir tahun. Dan, mereka selalu patuh pada aturan,” jelas Prabowo. (riz/rud)
Editor : Ronald Fernando