Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Forkopimda Kota Probolinggo Solid, Identifikasi Potensi Konflik Sejak Dini, Ciptakan Situasi-Kondisi Kondusif

Arif Mashudi • Jumat, 22 Desember 2023 | 13:05 WIB
KOMPAK: Forkopimda Kota Probolinggo berfoto bersama tokoh pemuda se-Kota Probolinggo usai kegiatan.
KOMPAK: Forkopimda Kota Probolinggo berfoto bersama tokoh pemuda se-Kota Probolinggo usai kegiatan.

Situasi dan kondisi di wilayah Kota Probolinggo terbilang kondusif dan aman. Semua itu tidak terlepas dari peran dan sinergisitas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo yang solid. Termasuk suksesnya program tim terpadu berupa identifikasi potensi konflik sejak dini.

 

FORKOPIMDA Kota Probo­linggo sangat sinergis. Kerja sama antarpimpinan sangat baik.

Saling mendukung untuk menciptakan kondisi Kota Probolinggo yang aman, tidak ada gejolak, dan tidak ada permasalahan terkait menyangkut keamanan.

HIBAH TRAIL: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin secara simbolis menyerahkan hibah berupa motor trail untuk Kodim 0820/Probolinggo pada Januari 2023.
HIBAH TRAIL: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin secara simbolis menyerahkan hibah berupa motor trail untuk Kodim 0820/Probolinggo pada Januari 2023.

“Semua itu berkat peran Bapak Wali Kota (Habib Hadi Zainal Abidin) yang sangat besar. Badan Kesbangpol hanya menfasilitas atau menjembatani dengan program yang melibat­kan atau sinergisitas dengan seluruh Forkopimda,” ujar Kepala Bakesbangpol Kota Probo­linggo Muhammad Sonhadji, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Aries Rach­manto, S.P., M.M.

Selama ini, Bakesbangpol berupaya memfasilitasi penyelenggaran diskusi, pertemuan komunikasi, dan dialog. Baik antarpimpinan daerah maupun masyarakat secara keseluruhan.

IDENTIFIKASI KONFLIK: Dialog Forkopimda Kota Probolinggo dengan mitra deradikalisasi, sebagai sarana komunikasi dan sinergisitas tim terpadu identifikasi potensi konflik sejak dini.
IDENTIFIKASI KONFLIK: Dialog Forkopimda Kota Probolinggo dengan mitra deradikalisasi, sebagai sarana komunikasi dan sinergisitas tim terpadu identifikasi potensi konflik sejak dini.

Sejauh ini, Forkopimda membuka lebar-lebar pintu saling koordinasi dan kerja sama. Sehingga, menciptakan Kota Probolinggo yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Harapannya, tentu OPD (orga­nisasi perangkat daerah) yang bertugas membantu Wali Kota melaksanakan di bidang kesatuan bangsa, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan selama ini. Terutama dalam hal alokasi anggaran untuk menunjang pelaksanaan koordi­nasi Forkopimda,” jelasnya.

ISTIQAMAH: Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kota Probolinggo rutin diadakan Badan Kesbangpol Kota Probolinggo.
ISTIQAMAH: Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kota Probolinggo rutin diadakan Badan Kesbangpol Kota Probolinggo.

Berkat arahan dari Wali Kota Probolinggo, kata Sonhadji, salah satu program di Bidang Kesatuan adalah identifiksi potensi konflik sejak dini.

Itu bagian dari upaya menciptakan situasi kondusif. Forkopimda untuk penanganan konflik sosial diawali dengan identifikasi secara dini. Baik oleh masyarakat, kelompok masyarakat, aparatur di lingkungan Pemkot, baik secara otonom maupun vertifikal.

LIBATKAN MASYARAKAT: Dialog Forkopimda dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kota Probolinggo, sebagai upaya melibatkan peran masyarakat dalam identifikasi potensi konflik sejak dini.
LIBATKAN MASYARAKAT: Dialog Forkopimda dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kota Probolinggo, sebagai upaya melibatkan peran masyarakat dalam identifikasi potensi konflik sejak dini.

Melalui rapat identifikasi itu, dapat diketahui potensi-potensi konflik. Seperti gejala fenomena kenaikan harga barang, penum­pukan bahan bakar minyak (BBM), antrean, dan lainnya diketahui sejak dini.

Semua itu menjadi bahan rapat koordinasi identifikasi penanganan konflik sejak dini.

“Sehingga, saat rapat koordinasi Forkopimda, sudah ada arahan-arahan upaya penanganan untuk mencegah potensi konflik sosial tersebut tidak terjadi,” ujarnya.

SINERGI: Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kota Probolinggo mendapatkan penghargaan sebagai Peringkat VI atas Capaian Kinerja Pelaporan Pelaksanaan Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial K
SINERGI: Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Kota Probolinggo mendapatkan penghargaan sebagai Peringkat VI atas Capaian Kinerja Pelaporan Pelaksanaan Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial K

Sonhadji mengaku sangat berterima kasih kepada seluruh Forkopimda. Baik Kapolres Probolinggo Kota, Komandan Kodim (Dandim) 0820, Kepala Kejari Kota Probo­linggo, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Probolinggo, Ketua DPRD Kota Probolinggo, dan semuanya.

Karena semua terjalin dengan akrab dan saling mendukung. Atas kerja sama tersebut, menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di Kota Probolinggo.

“Kami berharap sinergisitas ini tidak berhenti di tahun ini. Tetapi, terus berupaya kerja sama dan bersinergis. Karena situasi aman, tenteram, dan tidak ada gejolak, akan berdampak baik meningkatkan kesejahteraan, pertumbunhan ekonomi, dan lainnya,” jelasnya. (mas/*)

Editor : Ronald Fernando
#pemkot probolinggo #Forkopimda Kota Probolinggo