WONOASIH, Radar Bromo - Sebuah truk bermuatan elpiji tiba-tiba berjalan oleng, Kamis (30/11) sekitar pukul 10.15. Tidak hanya oleng, truk menyasak dua warung dan dua kendaraan di Jalan KH. Hasan Genggong, Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Namun, dua buah warung yang ditabrak hancur. Keduanya masing-masing warung rujak milik Endang Susilowati, 51. Satu lagi, warung kopi milik Siti Rohani, 39.
Awalnya, truk Mitsubishi N 8366 UR melaju dengan kecepatan tinggi dari utara ke selatan. Truk disopiri Hosen, 54, warga Desa Tamansari, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Diduga sopir kurang konsentrasi, sehingga truk oleng ke kanan. Sopir lantas banting setir ke kiri untuk mengendalikan jalannya truk. Namun, malah menabrak dua warung di pinggir jalan.
“Kecelakaan diduga karena sopir kurang konsentrasi. Sehingga, tidak dapat mengendalikan truk. Kemudian sopir membanting setir ke kiri. Akhirnya menabrak sejumlah kendaraan dan warung,” terang Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Tommi Hermanto.
Hardi, 53, yang ada di lokasi kejadian mengatakan, warung tersebut milik istrinya, Endang Susilowati. Beruntungnya, warung rujak itu sedang libur kemarin. Sehingga, tidak ada aktivitas di warung.
Warung itu sendiri berdiri di sebelah barat rumah mereka. Saat itu, menurut Hardi, istrinya sedang memasak di dapur. Sementara dia bersantai di ruang tamu. Lalu tiba-tiba, terdengar suara benturan keras.
“Bunyi brak, brak, brak, brak, begitu. Istri saya juga teriak dari dapur,” kata warga Gang Mangga, RT 02/RW 02, Kelurahan Sumbertaman, itu.
Hardi pun langsung lari mengecek asal suara di luar rumah. Saat itulah, dia melihat sebuah truk elpiji berhenti tepat di bawah pohon di selatan warungnya.
Sementara warung rujak miliknya sudah hancur. Atapnya roboh dan sejumlah perlengkapan seperti etalase juga hancur.
Tidak hanya itu. Truk juga menyerempet sebuah Avanza milik Laksono, 67, yang sedang diparkir di depan rumah.
Laksono sendiri tengah istirahat saat kecelakaan terjadi. Ia tak tahu mobilnya terserempet truk.
“Saya tidak dengar apa-apa karena memang sedang tidur. Baru tahu ketika ada warga yang membangunkan saya. Katanya mobil saya keserempet truk. Barulah saya bangun dan ngecek ke depan rumah,” katanya.
Sopir truk sendiri, menurut Laksono dan Hardi, berjanji akan mengganti kerugian yang disebabkan oleh kecelakaan itu. Mereka sudah membicarakan hal itu beberapa saat setelah kecelakaan.
“Untuk hari ini (30/11), saya belum bisa mengestimasi kerugian warung. Tapi, insyaallah besok segera saya sampaikan ke pihak perusahaan terkait kerugiannya. Entah nanti ganti ruginya berbentuk apa, belum tahu,” kata Hardi.
Tidak hanya warung milik Endang, truk juga menabrak warung kopi milik Siti Rohani yang posisinya di sebelah selatan warung rujak.
Truk juga menabrak tempat cucian motor milik Mochammad Fausi, dan sebuah motor Honda Beat N 6036 ZP milik Dwi Agus Harjadi.
Kasat Lantas menambahkan, kecelakaan ini tak menelan korban jiwa maupun korban luka. “Tidak ada korban jiwa ataupun korban yang terluka. Namun, mengakibatkan kerugian materiil,” katanya. (mg/hn)
Editor : Muhammad Fahmi