KANIGARAN, Radar Bromo - Traffic light di simpang empat antara Jalan Siaman dan Jalan Pahlawan, Kota Probolinggo, mati.
Arus lalu lintas di persimpangan Kecapan ini pun tak teratur. Ternyata, matinya lampu lalu lintas ini terdampak proyek drainase.
Di simpang empat ini terdapat tiga unit traffic light. Masing-masing satu di Jalan Siaman, Jalan Pahlawan, dan Jalan K.H. Abdul Hamid. Senin (27/11), semuanya tidak ada yang menyala.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Deddy Ariawan mengatakan, traffic light mati. Kondisi ini terjadi sejak dua minggu lalu.
Menurutnya, traffic light ini nonaktif terdampak adanya proyek galian di Jalan Siaman.
“Ada gangguan yang disebabkan proyek galian di lokasi tersebut. Kebetulan memang boks kontrol untuk pengaturannya ada di sisi utara persimpangan. Tepat dengan posisi galian, sehingga terdampak,” ujarnya.
Ia memastikan gangguan hanya terjadi pada traffic light di simpang empat Kecapan.
Traffic light di lokasi lain tidak ada yang terdampak proyek. “Traffic light lainnya tetap aktif seperti biasa,” ujarnya, memastikan.
Proses normalisasi traffic light ini, kata Deddy, akan dilakukan setelah proyek pembangunan drainase di Jalan Siaman rampung.
Ia mengaku selalu berkoordinasi dengan Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo terkait progres pelaksanaan proyeknya.
Baca Juga: Bekas Bongkaran TPS Pasar Baru Dilelang Rp 60 Juta, Ehh Lakunya Malah Segini
“Segera setelah proyek selesai, maka traffic light akan kami normalkan kembali. Ini agar lalu lintas di sana bisa berjalan lancar kembali," katanya. (mg/rud)
Editor : Jawanto Arifin