Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemeliharaan Tiga Rusunawa di Kota Probolinggo Naik Rp 100 Juta

Arif Mashudi • Jumat, 20 Oktober 2023 | 15:50 WIB
PERLU PERAWATAN: Suasana di Rusunawa Brantas siang kemarin. Tiga Rusunawa di Kota Probolinggo digelontor Rp 400 juta untuk biaya perawatan.
PERLU PERAWATAN: Suasana di Rusunawa Brantas siang kemarin. Tiga Rusunawa di Kota Probolinggo digelontor Rp 400 juta untuk biaya perawatan.

 

MAYANGAN, Radar Bromo - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo menaikkan anggaran pemeliharaan rusunawa di Kota Probolinggo tahun depan. Melalui Rancangan APBD 2024, Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo mengalokasikan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk pemeliharaan gedung Rusunawa yang ada. Nilai itu lebih besar dibanding tahun ini, yang hanya dialokasikan sekitar Rp 300 juta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti mengatakan, anggaran belanja dinas PUPR-PKP tahun depan direncanakan sekitar Rp 69 miliar. Angka itu jauh lebih rendah dibanding anggaran belanja tahun 2023, yang mencapai sekitar 114 miliar.

”Kegiatan belanja di dinas PUPR-PKP terbagi beberapa urusan. Mulai bidang Bina Marga sekitar Rp 11,6 miliar, Cipta Karya sekitar Rp 36,6 miliar dan Perkim sekitar Rp 3,2 miliar, bidang sumber daya air sekitar Rp 2,8 miliar dan bidang pertanahan sekitar Rp 546 juta,” ungkapnya.

Selain itu, ada anggaran untuk UPT Rusaunawa yang dialokasikan sekitar Rp 400 juta. Dari angka itu, sekitar Rp 368 juta untuk belanja pemeliharaan dan sekitar Rp 31 juta untuk operasional.

”Tahun depan, untuk Rusunawa sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 400 juta,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Riyanto saat dikonfirmasi mengatakan, anggaran pemeliharaan gedung Rusunawa sudah seharusnya untuk ditambah. Mengingat, tahun 2023, hanya dialokasikan anggaran pemeliharaan sekitar Rp 300 juta.

Dengan ditambahnya anggaran, diharapkan anggaran pemeliharan ketiga rusunawa tersebut dapat memberikan rasa nyaman bagi penghuni Rusunawa. Apalagi para penghuni rusunawa memang dari golongan penghasilan rendah.

”Alhamdulillah, ada tambahan anggaran pemeliharaan rusunawa. Karena banyak kondisi rusunawa yang rusak dan butuh pemeliharaan. Terutama rusunawa Bestari yang memang yang pertama dibangun sudah butuh pemeliharaan,” ungkapnya kemarin. (mas/fun)

Editor : Ronald Fernando
#rusunawa probolinggo #pemkot probolinggo