PEMERINTAH Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, secara konsisten terus mengembangkan wisata desa. Pengembangan dilakukan pada semua bidang mulai dari infrastruktur hingga SDM pengelolanya.
Bermi Eco Park (BEP) menjadi maskot wisata di Desa Bermi, Kecamatan Krucil. Lambat laun wisata tersebut menjadi jujukan bagi masyarakat. Oleh karenanya, pengembangan terus dilakukan secara bertahap agar pengunjung puas dan kembali datang untuk berwisata.
BEP merupakan salah satu unit usaha yang dikelola oleh BUMDes Bermi Indah Bermi. Terletak di RT 1/RW 1, Dusun Selatan. Melalui program CSR wisata tersebut, dibangun pada tanah kas desa seluas 5 hektare. Program tersebut untuk kawasan konservasi. Salah satu wujudnya ialah perawatan sumber mata air yang berada di hulu aliran sungai yang menuju embung. Kemudian, memoles lahan menjadi taman rekreasi sekaligus pusat konservasi dan edukasi.
Keindahan alam yang asri dengan pemandangan Gunung Argopuro di kawasan konservasi sumber mata air tersebut. Rupanya memberikan dampak positif dengan mendatangkan wisatawan lokal. Seiring berjalannya waktu, jumlah kunjungan semakin bertambah dan fasilitasnya juga terus dilengkapi.
"Pengembangan BEP dilakukan secara bertahap. Sampai saat ini sudah semakin lengkap. Jadi pengunjung saat datang bisa mencoba beberapa wahana dan fasilitas yang sudah disiapkan," ujar Ketua Unit Wisata BEP Muhammad Risqi Mi’roji.
Wisata BEP memiliki daya tarik yang menjadi magnet kunjungan. Wahana yang ditawarkan bukan hanya sekadar untuk hiburan dan rekreasi. Tetapi, juga uji ketangkasan dan memacu adrenalin. Wahana yang dapat dicoba oleh pengunjung di antaranya adalah sepeda air, flying fox, mini waterboom, labirin, dan taman kelinci.
Pengunjung yang datang juga tidak perlu khawatir. Sebab, sudah ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung. Di antaranya adalah area parkir, musala, toilet, gazebo balai BEP bisa digunakan untuk acara/event, meeting room, camping ground, lapangan outbound, glamping, dan kafetaria.
"Wahana dan fasilitas yang ada kami rasa sudah lengkap. Namun, kami coba kembangkan lagi. Layanan untuk wisatawan juga terus kami tingkatkan," bebernya.
Jalan Poros Desa Lebih Mulus
Jalan yang nyaman menjadi harapan setiap warga desa. Tak heran jika Pemerintah Desa Bermi secara konsisten melakukan pembangunan dan peningkatan kualitas jalan agar nyaman untuk dilintasi.
Keterbatasan dana desa, membuat Pemerintah Desa (Pemdes) setempat perlu memutar otak dan menentukan kebijakan yang tepat. Agar pembangunan fisik tidak memengaruhi rencana pembangunan lainnya. Beberapa waktu lalu sebelum tutup tahun 2022, Pemerintah Desa telah melakukan pemetaan ruas jalan mana saja yang perlu dibangun dan perlu dilakukan peningkatan. Karenanya tahun ini ada 2 pembangunan jalan yang telah dilaksanakan.
"Kami utamakan pembangunan jalan ekonomi. Sudah kami realisasikan," ucap Kepala Desa Bermi Yusup.
Infrastruktur yang sudah dibangun di antaranya adalah pengaspalan jalan sepanjang 363 meter di RT 7/RW 2, Dusun Tengah dan pengaspalan jalan sepanjang 670 meter di RT 10 dan 12/RW 3, Dusun Utara. Dua jalan tersebut dibangun dengan konstruksi aspal, sebab masih memungkinkan untuk dilakukan pembangunan tersebut. Jalan ini merupakan akses ekonomi yang dilintasi warga menuju tempat penampungan susu.
"Ruas jalan merupakan jalan utama desa. Mayoritas warga memiliki sapi perah. Hasilnya perahan susu dibawa ke penampungan. Jadi aksesnya harus baik," katanya.
Ruas jalan ini juga cukup penting, sebab melalui ruas jalan ini dapat dijangkau permukiman warga yang dihuni oleh puluhan KK. Selain itu, sebanyak puluhan hektare lahan milik warga juga dapat terjangkau. Oleh sebab itu, pemerintah desa berupaya menyegerakan pembangunan jalan agar dapat segera dimanfaatkan.
Jalan yang nyaman tentunya juga akan mempermudah mobilitas antardusun. Sehingga, warga dapat dengan leluasa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa tergantung dengan kondisi jalan. Selain itu, jalan yang sudah nyaman akan mempermudah proses pengangkutan hasil panen kebun warga. Sehingga, bisa segera dijual, kemudian hasilnya untuk memenuhi kebutuhan rumah.
"Kami upayakan semua jalan utama kondisinya nyaman untuk dilintasi. Sehingga, kesejahteraan warga juga bisa terangkat," tuturnya. (ar/fun/*)
Editor : Jawanto Arifin