Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

SMPN 9 Probolinggo Resmi Sandang Predikat Sekolah Digital Pertama

Evelyn Ridhayanti • Senin, 2 Oktober 2023 | 14:07 WIB

 

LEPAS BALON: Launching sekolah digital SMPN 9 Probolinggo, ditandai dengan pelepasan balon oleh Kabid Pendas Disdikbud Kota Probolinggo Muh. Avicinna Dipayana, Kepala SMPN 9 Qamarudin, beserta segenap
LEPAS BALON: Launching sekolah digital SMPN 9 Probolinggo, ditandai dengan pelepasan balon oleh Kabid Pendas Disdikbud Kota Probolinggo Muh. Avicinna Dipayana, Kepala SMPN 9 Qamarudin, beserta segenap
 

INILAH sejarah baru dalam dunia pendidikan di Kota Probolinggo. Untuk kali pertama, SMPN 9 Probolinggo resmi menasbihkan diri sebagai sekolah digital pertama di Kota Probolinggo.

Launching sekolah digital digelar bersamaan dengan Pesta Rakyat Suara Demokrasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan ini digelar di Halaman SMPN 9 Kota Probolinggo, Sabtu (30/9) pagi. Kegiatan ini meriahkan dengan sejumlah penampilan menarik dari pelajar.

Menjadi sekolah digital bukan hanya merupakan sebuah kemajuan luar biasa. Menyandang predikat ini menjadi keunggulan tersendiri bagi sekolah. Program unggulan SMPN 9 ini salah satunya, kegiatan belajar mengajar yang sudah berbasis Learning Management System (LMS).

Semua kegiatan pembelajaran SMPN 9 sudah menggunakan digital. Artinya, menjadi peserta didik SMPN 9, wajib menggunakan laptop, komputer, maupun smartphone. Agar bisa mengakses semua materi pembelajaran. Materi-materi pembelajaran diunggah dalam LMS. Peserta didik tinggal mengunduh dan bisa memulai pembelajaran.

Bukan hanya pembelajaran yang sudah menerapkan sistem digital. Sistem penilaian, baik bagi peserta didik, maupun penilaian terhadap kinerja guru, juga menerapkannya. Termasuk absensi peserta didik, bisa diakses oleh wali murid sampai rapor pun sudah digital.

Kepala SMPN 9 Probolinggo Qamarudin mengatakan, program sekolah digital merupakan jawaban atas segala masukan dari orang tua dan masyarakat. “Sebenarnya, proses transformasi sekolah digital di SMPN 9, telah dimulai jauh sebelum pandemi melanda. Sembari kami memperkuat fondasi sekolah digital dan mengembangkan sistem agar lebih baik lagi, Alhamdulillah, seremonial launching-nya bisa terlaksana kali ini,” ujarnya.

Menurutnya, banyak hal yang dilakukan sebelum me-launching SMPN 9 sebagai sekolah digital. “Dari infrastruktur penunjang sekolah digital, misalnya, kami SMPN 9 membekali diri baik dari sisi brainware, hardware, maupun software,” katanya.

Dari sisi brandware, SMPN 9 selalu menjadi peserta terbanyak dalam berbagai lomba Inobel, Anvapro, dan berbagai inovasi lainnya. Untuk memuluskan program sekolah digital, SMPN 9 melengkapi diri dengan jaringan hotspot wifi gratis di setiap ruang kelas.

Sementara itu, untuk infrastruktur software-nya, SMPN 9 sudah mumpuni. Ada website sekolah, aplikasi penunjang, dan LMS. Hanya saja, SMPN 9 belum memiliki papan tulis interaktif dan segera menuju serta penerapan kurikulum berbasis ICT. Agar SMPN 9 naik level. Masuk fase sekolah digital selanjutnya.

“Komitmen kami untuk menjadi pertama. Launching sekolah digital pertama SMPN 9 ini adalah satu-satunya di Kota Probolinggo. Kami ingin masyarakat mengenal program unggulan kami. Inilah momentum bagi kami untuk berpacu belajar dan terus belajar. Beradaptasi terhadap kemajuan perkembangan dunia digital,” katanya.

Ia pun mengutip petuha Sahabat Nabi SAW, Ali Bin Abu Thalib; “Didiklah anak sesuai dengan perkembangannya.” Ia berharap sekolah digital ini menjadikan SMPN 9 bisa lebih berkembang.

Launching sekolah digital dihadiri Kabid Pendas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo Muh. Avicinna Dipayana. Hadir juga sejumlah kepala SMPN dan SDN di sekitar SMPN 9, pengurus komite, pengawas pembina, dan pengawas PAI. (el/adv)

Editor : Ronald Fernando
#smpn 9 probolinggo #Sekolah Digital