GENDING, Radar Bromo - Surat Keputusan (SK) tarif Jalan Tol Pasuruan Probolinggo (Paspro) seksi 4A (Probolinggo Timur-Gending) belum juga turun. Manajemen PT Transjawa Paspro Jalan Tol pun memperpanjang tarif nol. Masyarakat masih bisa melewati jalan tol itu dengan gratis sampai 11 September.
Manajer Operasional PT Transjawa Paspro Jalan Tol Vipi Hadiyanto mengatakan, hingga saat ini SK tarif jalan tol Paspro seksi 4A dalam proses. Di sisi lain, operasional jalan tol tanpa tarif berakhir Senin (4/9). Karena itu, pihaknya memutuskan untuk memperpanjang operasional jalan tol tanpa tarif alias gratis.
”Operasional jalan tol Paspro seksi 4A tanpa tarif diperpanjang. karena SK tarif belum turun. Kami putuskan pemberlakuan jalan tol tarif nol rupiah hingga 11 September,” katanya.
Jalan tol yang biasa disebut warga setempat jalan tol Gending itu dioperasikan sejak Kamis (17/8). Sejak itu pula, masyarakat dapat melewati jalan tol tanpa tarif alias gratis.
Pembukaan operasional itu dilakukan setelah mendapat Berita Acara Hasil Tes Uji Workshop Fungsional Seksi 4A (Probolinggo Timur - Gending) pada ruas jalan tol Pasuruan–Probolinggo nomor 017/BA-OPS/PASPRO/2023. Berita acara ini tertanggal 5 April 2023.
Selain itu, juga sesuai Berita Acara Hasil Tes Uji Lapangan Fungsional Seksi 4A Probolinggo Timur Gending Nomor 018/BA-OPS/PASPRO/2023, tanggal 11 April 2023.
Selanjutnya, terbit Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 871/KPTS/M/2023, tanggal 31 Juli 2023. Baru kemudian operasional jalan tol bisa dilakukan.
Vipi menambahkan, pihaknya terus berupaya proses pengajuan SK tarif jalan tol paspro seksi 4a segera turun. Sehingga, dapat segera diterapkan tarif bagi pengguna jalan yang melintasi jalan tol tersebut. Mengingat, operasional jalan tol tersebut sudah siap seluruhnya.
Sementara itu, sudah tiga pekan jalan tol Paspro seksi 4a dibuka secara gratis. Selama itu, terjadi peningkatan kendaraan yang melintas di sepanjang jalan Tol Paspro hingga 20 persen.
Selain itu, dibukanya jalan tol itu dapat mengurai padatnya arus kendaraan yang melintas di jalur pantura Kabupaten Probolinggo.
Manajer Operasional PT Transjawa Paspro Jalan Tol, Vipi Hadiyanto mengatakan, sejak jalan tol Gending itu dibuka gratis, ada peningkatan kendaraan yang melintas di sepanjang jalan tol paspro.
Setidaknya, kenaikan tiap harinya bisa sampai 20 persen dibanding sebelum jalan tol Gending dibuka. Sebelumnya, jumlah kendaraan yang melintas jalan tol Paspro sekitar Rp 13 ribu unit tiap harinya.
”Alhamdulillah, ada peningkatan kendaraan yang melintas di jalan tol Paspro setelah jalan tol Gending itu dibuka. Karena pertimbangan itu pula, kami perpanjang pembukaan jalan tol Gending tanpa tarif,” katanya.
Dia berharap, dibukanya tol paspro seksi 4a dapat mengurangi kemacetan pada ruas jalan nasional Kabupaten Probolinggo yang kerap terjadi kemacetan. ”Alhamdulillah, kepadatan arus di jalan raya Probolinggo dapat terurai dengan dibukanya jalan tol Gending,” ungkapnya.
Sebagai informasi, jalan Tol Paspro seksi 4A memiliki panjang sekitar 12,5 kilometer. Dari Probolinggo Timur di Leces sampai simpang Gending, jalur utamanya sepanjang 8,5 kilometer. Sedangkan dari Simpang Gending sampai exit Pantura memiliki panjang 4 kilometer. (mas/hn)
Editor : Jawanto Arifin