Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Buntut Viral Video Memarahi Siswi Magang, Seleb TikTok Probolinggo Nangis Minta Maaf, Suami Dicopot

Arif Mashudi • Kamis, 7 September 2023 | 14:31 WIB
MINTA MAAF: Seleb TikTok, Luluk Sofiatul Jannah didampingi suaminya, Bripka M. Nuril saat proses mediasi yang dilakukan Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana di SMKN 1 Probolinggo.
MINTA MAAF: Seleb TikTok, Luluk Sofiatul Jannah didampingi suaminya, Bripka M. Nuril saat proses mediasi yang dilakukan Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana di SMKN 1 Probolinggo.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Viralnya video seleb TikTok, Luluk Sofiatul Jannah yang memarahi siswi magang di KDS Kota Probolinggo, disikapi serius institusi Polri. Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana memediasi Luluk dengan siswi tersebut yang diwakili ibunya, Lasmi.

Mediasi dilakukan karena Luluk merupakan anggota Bhayangkari. Dia istri dari anggota Polres Probolinggo, Bripka M. Nuril yang dinas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Tiris.

Rabu (6/9) siang, Kapolres Wisnu memimpin proses mediasi yang dilakukan di SMKN 1 Kota Probolinggo. Luluk dan suaminya, datang didampingi petugas Propam Polres Probolinggo. Sedangkan, siswi SMKN 1 Kota Probolinggo yang menjadi korban, diwakili ibunya.

Proses mediasi sempat berjalan alot, sekitar empat 4 jam lamanya. Hingga akhirnya terjadi kesepakatan untuk saling meminta maaf dan memaafkan. Bahkan, Seleb Luluk membacakan surat pernyataan permintaan maaf yang telah ditandatangani.

”Sudah dilakukan mediasi antara Luluk dengan siswi SMKN 1 Kota Pobolinggo. Dan, telah disepakati damai,” kata Kapolres Wisnu saat ditemui seusai proses mediasi di SMKN 1 Kota Probolinggo.

Luluk mengatakan, dirinya selaku pemilik akun TikTok Luluk Nuril atau produk madura menyampaikan permintaan maaf pada semua pihak. Terutama kepada siswi yang bersangkutan yaitu Lai dan kedua orang tuanya.

Luluk juga meminta maaf pada SMKN 1 Kota Probolingo, segenap alumni, manajemen KDS, Kapolri, Kapolda Jatim, dan Kapolres Probolingo. Termasuk meminta maaf pada organisasi Bhayangkari serta seluruh masyarakat pada umumnya.

“Dengan segala kerendahan hati dan kesadaran diri, saya meminta maaf atas ketidakbijaksanaan dalam menggunakan media sosial yang mengakibatkan kegaduhan dan perhatian masyarakat saat ini. Saya sangat menyesal dan memohon maaf. Apa yang saya lakukan di TikTok dan IG, tidak sepatutnya dilakukan,” kata Luluk.

Luluk mengungkapkan, dirinya kehilangan kendali dan melakukan perbuatan tidak terpuji. Sehingga, mengakibatkan kondisi tidak nyaman bagi Lai dan keluarga, serta instintusi Polri dan Bhayangkari.

”Saya berjanji akan lebih bijak dan beretika dalam menggunakan media sosial. Hal ini pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Sekali lagi, saya minta maaf sebesar-besarnya,” ungkap Luluk sambil menangis.

Sementara itu, Lasmi, orang tua Lai mengatakan, dirinya selaku orang tua sudah memaafkan apa yang telah dilakukan Luluk terhadap anaknya. Saat ini, kondisi anaknya terus membaik.

”Saya sudah memaafkan. Alhamdulillah kondisi putri saya sudah semakin baik,” ungkapnya singkat.

Kepala SMKN 1 Kota Probolinggo Dwi Anggraeni mengatakan, tiap perbuatan ada risiko dan dampaknya. Sehingga, harus menjadi sebuah pembelajaran.

Menurutnya, setiap perundungan memang harus dituntaskan sampai selesai. Karena tugasnya, mengantarkan anak didik menuju gerbang apa yang dicita-citakan.

Mediasi sendiri sudah dilakukan dengan dipimpin Kaporles Wisnu. Dan hasilnya, semua pihak sepakat untuk damai.

”Alhamdulillah, sudah dimediasi. Sangat perlu menghargai anak. Mereka juga punya anak, butuh perlindungan. Apa yang menjadi masa depan mereka (anak) kita kawal bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Mabes Polri juga memberikan atensi khusus atas kasus ini. Bahkan, kini kasus itu ditangani Mabes Polri.

Berdasarkan informasi Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, Luluk dan Nuril berangkat ke Jakarta Rabu (6/9) sore didampingi Propam Polres Probolinggo. Dan direncanakan, hari ini pemeriksaan akan dilakukan oleh Mabes Polri.

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana saat dikonfirmasi mengatakan, viralnya video ungguhan akun Luluk memang sampai diketahui Mabes Polri. Video itu menimbulkan pro dan krontra. Sebab, unggahan video berisi makian pada siswi SMKN 1 Kota Probolinggo yang sedang magang.

“Iya nanti itu (diperiksa Mabes Polri),” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam video perundungan siswi magang di KDS. Anggota polisi dimaksud adalah M. Nuril.

Tindakan tegas itu, berupa pencopotan Nuril dari jabatannya sebagai bhabinkamtibmas di Polsek Tiris. Kini, Nuril ditarik ke Polres Probolinggo sebagai anggota biasa.

“Kami tindak tegas anggota yang terlibat. Sanksinya, pencopotan jabatannya sebagai anggota Polsek Tiris untuk ditarik ke polres,” tegasnya.

Selain itu, ditegaskan Kapolres, terhadap M. Nuril masih ada proses sidang kode etik yang harus dijalani. Karena dia diduga terlibat dalam video perundungan terhadap siswi SMKN tersebut.

“Nanti yang bersangkutan tetap akan menjalani sidang kode etik,” tambahnya.

Kapolres menambahkan, anggota dan keluarganya tidak dilarang menggunakan medsos. Hanya saja, harus tetap memperhatikan norma-norma agama dan norma institusi Polri. Jangan berlebihan dan sampai salah dalam menggunakan medsos.

“Kami tidak melarang anggota untuk bermedsos. Tapi, harus memperhatikan norma-norma aturan dan norma institusi Polri,” tegasnya. (mas/hn)

Editor : Jawanto Arifin
#viral video memaki siswi magang #seleb tiktok #video viral #Luluk Sofiatul Jannah