Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rembug Tani Se-Kota Probolinggo, Inventarisasi Permasalahan dan Cari Solusi Pertanian

Evelyn Ridhayanti • Kamis, 31 Agustus 2023 | 14:01 WIB
MELESAT: Memungkasi Rembug Tani, tampak kekompakan para petani se-Kota Probolinggo bersama stakeholder dan panitia dari DKPPP. Mereka siap melesat menuju swasembada pangan Kota Probolinggo. Evelyn Rid
MELESAT: Memungkasi Rembug Tani, tampak kekompakan para petani se-Kota Probolinggo bersama stakeholder dan panitia dari DKPPP. Mereka siap melesat menuju swasembada pangan Kota Probolinggo. Evelyn Rid

 

PEMKOT Probolinggo berusaha menginventarisasi berbagai permasalahan makro di bidang pertanian agar segera ada solusi yang tepat. Karena itu, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), Pemkot menggelar Rembug Tani Petani se-Kota Probolinggo.

Kegiatan ini diselenggarakan di Ballroom Paseban Sena Hotel Kota Probolinggo, Rabu (30/8). Diikuti sekitar 300 peserta. Mereka meru­pakan para kelompok tani dan kelompok wanita tani hingga stakeholder terkait. Untuk mendapatkan aspirasi yang optimal, Rembug Tani sengaja mengerucutkan tema yang berfokus pada kegiatan pengembangan kapasitas kelembagaan bagi petani di Kecamatan & Kelurahan.

PETANI SEKOTA: Ratusan petani terlihat antusias mengikuti Rembug Tani. Kegiatan ini melibatkan petani tanaman pangan dan hortikultura se-Kota Probolinggo. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo
PETANI SEKOTA: Ratusan petani terlihat antusias mengikuti Rembug Tani. Kegiatan ini melibatkan petani tanaman pangan dan hortikultura se-Kota Probolinggo. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin diwakili Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati. Dalam sambuatannya, Sekda mengatakan, sektor pertanian mempunyai peran startegis. Bukan hanya sebagai penyedia pangan, bahan baku industri, bio energi, tapi juga penyerapan tenaga kerja hingga sumber pendapatan masyarakat dan pelestari lingkungan.

DIBUKA: Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati membuka Rembug Tani Petani se-Kota Probolinggo di Ballroom Paseban Sena, kemarin. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo
DIBUKA: Sekda Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati membuka Rembug Tani Petani se-Kota Probolinggo di Ballroom Paseban Sena, kemarin. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo

“Potensi besar wilayah pertanian masih dimiliki Kota Probolinggo, baik komoditas tanaman pangan maupun hortikultura. Total luas lahan mencapai 2.365 hektare pada tahun 2023. Yakni, 1.741,5 hektare sawah, sisanya 623,5 hektare tegal,” ujarnya.

Sekda tak memungkiri, berbagai permasalahan pertanian acap kali tak bisa dihindari. Termasuk bagi Kota Probolinggo. Seperti, meningkatnya alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang belum optimal, sehingga dibutuhkan transfer ilmu dan teknologi lebih banyak lagi.

ASPIRASI: Jaring aspirasi dari kelompok tani di sampaikan secara lengkap dari masing-masing kecamatan. Meliputi budi daya, sarpras, kelembagaan pertanian, pengolahan hasil panen, dan pemasaran hasil p
ASPIRASI: Jaring aspirasi dari kelompok tani di sampaikan secara lengkap dari masing-masing kecamatan. Meliputi budi daya, sarpras, kelembagaan pertanian, pengolahan hasil panen, dan pemasaran hasil p

“Juga sarana dan prasarana (sarpras) pendukung pertanian yang belum mencukupi secara kualitas maupun kuantitas. Selain itu, perubahan iklim juga berdampak, sehingga perlu SDM yang potensial agar mampu beradaptasi dengan lingkungan,” jelas Sekda.

Perlu diketahui, di Kota Probolinggo, berdiri 70 kelompok tani. Mereka tersebar di lima kecamatan se-Kota Probolinggo. Selain itu, ada 51 kelompok wanita tani. Berbagai pembinaan, pendampingan, dan pemberian bantuan sarpras produksi bagi poktan telah dilakukan DKPPP.

SELARAS: Kepala DKPPP Kota Probolinggo Aries Santoso didampingi Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan pada DKPPP Kota Probolinggo Sukohadi. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo
SELARAS: Kepala DKPPP Kota Probolinggo Aries Santoso didampingi Kabid Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan pada DKPPP Kota Probolinggo Sukohadi. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo

Demikian juga bagi kelompok wanita tani. Degan harapan hasil produksi pertanian terus meningkat. Serta, dapat memperkuat ketahanan pangan dengan pemberian nilai tambah hasil produksi pertanian.

“Jadi, sebenarnya forum ini untuk menjaring masukan aspirasi dari para petani. Karena saat kita melaksanakan program-program, kita menyinergikan antara program pusat, program pemerintah daerah, dan apa yang dimaui petani. Apalagi sekarang polanya sudah by aplikasi semua,” ujar Kepala DKPPP Kota Probolinggo Aries Santoso.

SIMBOLIS: Sekda Ninik Ira Wibawati didampingi Kepala DKPPP Aries Santoso menyerahkan simbolis bahan praktik SL-PTT kepada perwakilan kelompok tani. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo
SIMBOLIS: Sekda Ninik Ira Wibawati didampingi Kepala DKPPP Aries Santoso menyerahkan simbolis bahan praktik SL-PTT kepada perwakilan kelompok tani. Evelyn Ridhayanti/Radar Bromo

Menurutnya, saran dan masukan dari kelompok tani selanjutnya direkap, diidentifikasi dengan membuat formulasi sekaligus, sebelum nantinya diusulkan. “Perlu pembiayaan penganggaran dari mana. Mungkin bisa kita anggarkan melalui APBD Kota, provinsi, atau bahkan ke Kementerian Pertanian RI,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Aries, arah kebijakan pembangunan pertanian di Kota Probolinggo pada tahun mendatang sesuai dan tepat sasaran. Menjawab permasalahan yang terjadi. “Intinya, program pemerintah bisa selaras dengan apa yang diinginkan petani dan potensi yang ada di Kota Probolinggo ini,” katanya.

MERIAH: Rembug Tani berlangsung meriah karena ada banyak door prize bagi peserta yang beruntung. Door prize disediakan panitia dan mitra kerja pertanian, seperti PT Pegadaian, BNI 46, Pupuk Indonesia,
MERIAH: Rembug Tani berlangsung meriah karena ada banyak door prize bagi peserta yang beruntung. Door prize disediakan panitia dan mitra kerja pertanian, seperti PT Pegadaian, BNI 46, Pupuk Indonesia,

Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo (Hadipro) ke-644 Tahun, DKPPP bakal menggelar kegiatan pelatihan sekolah lapang pengelolaan tanaman terpadu. Sekolah lapang kali ini khusus untuk lima komoditas tanaman pangan dan hortikultura spesifik lokasi. Yakni, komoditas tanaman jagung, bawang merah, cabai rawit, melon, dan anggur.

Karena itu, dalam seremonial pembukaan Rembug Tani, terselip penyerahan secara simbolis kepada poktan berupa bahan praktik Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) komoditas melon dan anggur. Serta, bantuan obat-obatan penyakit tanaman hortikultura. (el/adv)

Editor : Ronald Fernando
#pemkot probolinggo #rembug tani