KEDOPOK, Radar Bromo- Pemkot Probolinggo memberikan perhatian terhadap Nahdlatul Ulama (NU) Kota Probolinggo. Tahun depan, Klinik NU Kota Probolinggo yang berada di bawah PC NU Kota Probolinggo, bakal digelontor hibah sekitar Rp 11 miliar.
Dari rencana hibah belasan miliar itu, sekitar Rp 9 miliar di antaranya untuk pembangunan gedung Klinik NU. Kemudian, sekitar Rp 1,59 miliar untuk alat kesehatan (alkes) Klinik NU dan selebihnya kegiatan lain-lain.
“Tahun depan Klinik NU akan diberikan hibah sampai Rp 11 miliar. Klinik NU itu di bawah naungan PC NU, apa boleh hibah diberikan secara terus menerus tiap tahunnya? Karena tahun ini PC NU sudah dapat hibah,” ujar Anggota Banggar DPRD Kota Probolinggo Muchlas Kurniawan.
Jika memang boleh, karena alasan berbadan hukum sendiri, Muchlas mempertanyakan besaran hibahnya yang sampai Rp 11 miliar. Karena hanya sekelas klinik. “Itu klinik apa rumah sakit? Terus hibahnya untuk sekelas klinik sampai sebesar Rp 11 miliar gitu,” ujar politisi Golkar ini.
Terpisah, Ketua PC NU Kota Probolinggo Samsur mengatakan, Klinik NU memang berada di bawah PC NU Kota Probolinggo. Namun, badan hukumnya berdiri sendiri. Juga bernotaris sendiri. Untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, pihaknya mengajukan dukungan melalui hibah pembangunan sekitar Rp 11 miliar.
“Jika pengajuan kami direstui oleh Bapak Wali Kota Probolinggo, Alhamdulillah. Semoga tidak ada halangan. Karena untuk optimalisasi layanan kesehatan pada masyarakat, membutuhkan fasilitas, alkes, dan pendukung lainnya,” jelasnya.
Sejauh ini, kata Samsur, Klinik NU sudah beroperasi dengan layanan dokter umum dan dokter spesialis gigi. Ke depan, kelas Klinik NU diharapkan meningkat dari pratama menjadi klinik utama. Harapan ke depan juga bisa menjadi rumah sakit. “Target kami klinik NU ke depan menjadi rumah sakit ibu dan anak di Kota Probolinggo,” katanya.
Terkait hibah ini, Kepala Dinkes-P2KB Kota Probolinggo dr. Nurul Hasanah Hidayati belum memberikan keterangan. Ketika dihubungi melalui sambungan telepon, mengaku masih ada kegiatan.
Dalam Pembahasan KUA-PPAS 2024 bersama Banggar DPRD Kota Probolinggo Selasa (8/8) lalu, Kepala Dinkes-P2KB menyampaikan, jika hibah itu sesuai pengajuan dari Klinik NU. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando