Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Didampingi Poltek Jember, 5 Tim Kelas RPL SMKN 1 Probolinggo Sukses Ciptakan Inovasi

Evelyn Ridhayanti • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 15:05 WIB

 

INOVASI: CEO SMKN 1 Probolinggo bersama Dosen Poltek Jember dengan 5 inovasi yang diciptakan siswa-siswi SMKN 1 Probolinggo.
INOVASI: CEO SMKN 1 Probolinggo bersama Dosen Poltek Jember dengan 5 inovasi yang diciptakan siswa-siswi SMKN 1 Probolinggo.

PROBOLINGGO - Luar Biasa. Siswa-siswi SMKN 1 Probolinggo sukses mempresentasikan projek akhir Pelatihan Internet of Things di Gedung BI, aula SMKN 1 Probolinggo, Jumat (4/8).

Lima karya inovasi yang berhasil diciptakan siswa-siswi SMKN 1 Probolinggo dengan pendampingan 5 mahasiswa dari Politeknik Jember, benar-benar membanggakan.

Antara lain, penyiraman tanaman otomatis dan pendekteksian Ph; palang pintu tol otomatis dengan sensor; pemberian pakan ternak. Lalu pendeteksian gas metana sekaligus peringatan bahaya; dan pemberian pakan ikan otomatis.

CEO SMKN 1 Probolinggo Dwi Anggraeny menyebut, kegiatan itu merupakan bagian dari pengembangan IoT dan robotik.

“Kebetulan kami secara pribadi sudah bekerja sama baik dengan Politeknik Jember (Poltek Jember). Hingga akhirnya kami mengembangkan personal student kami dengan Polije selama 2 minggu beberapa bulan lalu,” terang Eny, panggilannya.

Salah satu tim saat mendemokan cara kerja inovasi Proteksi Gas Metana, dalam presentasikan Projek Akhir Pelatihan Internet of Think, di Aula SMKN 1 Probolinggo, Jumat (4/8).
Salah satu tim saat mendemokan cara kerja inovasi Proteksi Gas Metana, dalam presentasikan Projek Akhir Pelatihan Internet of Think, di Aula SMKN 1 Probolinggo, Jumat (4/8).

Program dari Politeknik Jember untuk projek pengembangan IoT inilah tindak lanjutnya. SMKN 1 Probolinggo terpilih sebagai salah satu SMK di Jawa Timur yang didampingi oleh Poltek Jember untuk pengembangan IoT.

Poltek Jember lantas memberikan pendampingan kepada siswa-siswi jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dengan Internet of Things. Pendampingan itu akhirnya menghasilkan 5 inovasi sebagai solusi kemudahan yang kerap dihadapi oleh masyarakat.

Kegiatan itu adalah proses pembentukan karakter. Sebab, siswa-siswi RPL merupakan perpaduan dari beberapa kompetensi. Ada web, sistem jaringan, robotik, elektro, software, dan lain sebagainya. Sementara selama ini, mereka biasanya berkecimpung di software dan web saja.

“Artinya, pengetahuan plus lainnya menjadi pengetahuan lebih yang di kemudian hari akan bermanfaat saat mereka bekerja atau masuk dalam dunia industri maupun di masyarakat,” tuturnya.

Setelah menciptakan inovasi, tugas siswa-siswi ini selanjutnya yaitu mendiseminasikan atau mendampingi teman-teman lainnya. Khususnya adik kelasnya agar pengetahuan yang dimiliki tidak berhenti sampai di sini.

Mengapa kemudian dipilih Poltek Jember, menurut Eny, pihaknya ingin dengan Poltek Jember mengembangkan Golden Ticket selain di PENS dan Polinema.

“Insyaallah, ke depan kita dengan Poltek Jember melaksanakan MoU Golden Ticket. Jadi, anak-anak SMKN 1 Probolinggo kalau masuk ke perguruan tinggi tidak lagi melalui tes umum dan lain sebagainya. Tapi, bisa langsung masuk dalam PT tersebut dengan menujukkan karya-karya inovasi seperti ini,” lanjutnya.

Andrey Fifo, salah satu mitra industri yang cukup concern terhadap inkubator SMKN 1 Probolinggo turut mengapresiasi lima tim ini. Menurutnya, hasilnya cukup membanggakan. Juga menunjukkan bahwa sekolah benar-benar pusat transformasi digital untuk environment atau lingkungan di sekitarnya.

Tentu ini bisa menjadi panutan bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih maju lagi. Karena saat ini sudah eranya digital. Sekolah kejuruan jangan sampai kalah. Mereka-mereka ini sudah belajar sampai di level mahasiswa. Saya harap sekolah-sekolah lain juga bisa mengikuti apa yang sudah dilakukan SMKN 1 Probolinggo.”

Restu Fahim, mahasiswa semester 5 Politeknik Jember yang didapuk sebagai ketua tim pendampingan SMKN 1 Probolinggo menyebut, kegiatan tersebut dilakukan untuk mewujudkan keselarasan kebutuhan di dunia kerja di era 4.0. Salah satunya interaktif metaverse dan industri.

“Jadi, kami di sini juga ingin mewujudkan salah satu program pemerintah bahwa SMK sebagai pusat keunggulan serta membantu SMK dalam pelatihan Internet of Things. Sehingga, para siswa sejak di SMK pun sudah bisa beradaptasi.” (el/*)

Editor : Jawanto Arifin
#smkn 1 probolinggo