SEJUMLAH 450 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) beserta 20 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo Tahun Akademik 2022/2023, resmi dilepas. Pelepasan dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo H. Andi Suryanto Wibowo, SE., MM., Sabtu (29/7).
Seremonial pelepasan ratusan mahasiswa ini dikemas dalam apel pagi di halaman Kampus UPM. Ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pemakaian jaket serta atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa. Kemudian, diikuti seluruh peserta apel.
Dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat dalam Bidang Pendidikan, Kesehatan, Perekonomian untuk Terus Melaju Menuju Indonesia yang Lebih Maju,” mahasiswa KKN disebar di 16 desa di dua kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Juga diterjunkan ke empat kelurahan di satu kecamatan di Kota Probolinggo.
Di antaranya, di Kecamatan Dringu. Meliputi Desa Pabean, Kedungdalem, Mranggon Lawang, Tegalrejo, Tamansari, dan Desa Kalisalam. Kecamatan Gending, (Desa Gending, Pajurangan, Curahsawo, Brumbungan Lor, Pesisir, Jatiaji, Pandupitu dan Klaseman). Serta, di Kelurahan Kademangan, Pohsangit Kidul, Triwung Kidul, dan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
“Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan masyarakat Probolinggo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan rektor Universitas Panca Marga yang menempatkan mahasiswa peserta KKN di wilayah Kabupaten Probolinggo. Saya merasa gembira dengan adanya KKN ini, sedikit banyak akan membantu meningkatkan pengetahuan, ikut mencerdaskan, dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Proboliggo Andi Suryanto Wibowo.
Ia berharap, para mahasiswa KKN dapat mengidentifikasi permasalahan di masyarakat. Hal ini dapat menjadi bahan rujukan bagi kami untuk perbaikan pada masa mendatang.
“Marilah tingkatkan tugas dan fungsi masing-masing mewujudkan masyarakat yang semakin maju. Kembangkan ilmu semakin kreatif dan inovatif. Inilah saatnya ikut berkontribusi membantu mengatasi permasalahan di masyarakat. Seperti kemiskinan, melakukan pemberdayaan potensi masyarakat desa menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik demi suksesnya pelaksanaan pembangunan,” katanya.
Terpisah, Rektor UPM Prof. Dr. Ir. H.R Abdul Haris, M.M. mengatakan, KKN merupakan kegiatan intrakulikuler yang wajib dilakukan setiap mahasiswa semester akhir.
“Ini sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang menerapkan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral, memadukan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Yakni, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya didampingi Ketua Panitia Pelepasan KKN UPM TA 2022/2023 Hosnol Wafa, S.S., M.Hum.
Menurutnya, terkadang ilmu secara teori akan jauh berbeda dengan kondisi di lapangan. Sebelum para mahasiswa menyandang sarjana, mereka dituntut beradaptasi dengan masyarakat. KKN mempunyai dampak positif yang begitu besar terhadap dunia ilmu pengetahuan, melalui jurnal ilmiah di dalamnya.
Selain ketua DPRD, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo. Di antaranya, ada Asisten Pemerintahan dan Kesra; Camat Dringu; Camat Gending; dan Camat Kademangan, Kota Probolinggo. Ketua Dewan Pembina Yasasan UPM, ketua yayasan, ketua pengurus yayasan, jajaran rektor UPM, wakil rektor, dekan di lingkungan UPM juga hadir. Begitu juga dengan ketua Lembaga LPPM, LPMI dan LPPP, kepala Biro 1,2 dan 3, hingga panitia koordinator lapangan dan dosen pendamping lapangan. (el/adv)
Editor : Ronald Fernando