KANIGARAN, Radar Bromo – Pemenang tender proyek pembangunan jalan dan drainase di Jalan Siaman dan Jalan Cut Nyak Dien, Kota Probolinggo, sudah ditetapkan. Dua proyek ini dimenangkan oleh satu rekanan, PT Green Contractor asal Sidoarjo.
Namun, proses tender masih tahap masa sanggah atau belum tanda tangan kontrak. Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, dua proyek ini pagu anggarannya masing-masing Rp 2 miliar. Dimenangkan oleh PT Green Contractor dengan penawaran Rp 1.598.822.729,60 untuk Jalan Cut Nyak Dien dan Rp 1.599.225.474,40 untuk Jalan Siaman.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Probolinggo Andung Tjahjono membenarkan jika tender pemeliharaan berkalan jalan dan saluran di Jalan Siaman dan Jalan Cut Nyak Dien, sudah ada pemenangnya. “Pemenang kedua kegiatan itu dari penyedia yang sama asal Sidoarjo,” katanya, Minggu (23/7).
Pengerjaan proyek ini dijatah 120 hari kalender sejak surat perintah mulai kerja (SPMK) dikeluarkan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setiorini Sayekti berharap proses tender berjalan sesuai rencana dan segera ada pemenang yang kompeten.
Dengan demikian, pengerjaannya bisa segera direalisasikan. Mengingat, masyarakat sudah cukup lama menunggu dua jalan ini diperbaiki setelah lama ditempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) pedagang Pasar Baru.
“Kami upayakan tahun ini terealisasi pemeliharaan jalan dan saluran di Jalan Siaman dan Jalan Cut Nyak Dien. Semoga tender lancar dan dapat penyedia yang kompeten,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo Agus Riyanto mengatakan, pihaknya tidak persoalkan pemenang dua kegiatan proyek ini dari penyedia yang sama. Terpenting, penyedia memang memiliki tenaga ahli tidak hanya satu, sehingga pengerjaan dua paket itu bisa dilakukan bersamaan.
Menurutnya, jika dilakukan secara bergantian, dikhawatirkan waktu pengerjaannya tidak cukup dan tidak selesai sesuai kontrak. Ia menegaskan, harus ada pengawasan ketat dari Dinas PUPR-PKP untuk memastikan pengerjaannya sesuai perencanaan.
“Kami berharap jika sudah ada pemenang dan tanda tangan kontrak, segera dikerjakan. Karena sudah lama, lima tahun masyarakat merasakan pahit dengan kondisi jalan rusak dan tertutup TPS,” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando