Tak berani bertindak sendiri, Rahmar menghubungi Saptol PP dan Tim Damkar Kota Probolinggo. Sekitar pukul 12.30, Tim Damkar menuju rumah korban. Evakuasi memakan waktu lima menit. Sekitar pukul 12.35, ular itu dievakuasi.
Kasi Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Abdullah mengatakan, proses evakuasi memang tidak mudah. Ular ini sembunyi di plafon rumah korban. Dengan menggunakan alat penjapit ular, ular ini berhasil dikeluarkan dari plafon. “Langsung kami bawa dan kami lepas ke lokasi yang jauh dari permukiman,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat selalu waspada. Sebab, kemungkinan hewan sejenis ular atau biawak masuk ke permukiman cukup tinggi. Apalagi saat musim kemarau, seperti saat ini. Kemungkinan habitat mereka sudah rusak.
Ular atau biawak masuk permukiman untuk mencari makan. Namun, jika ada ular yang masuk rumah sebaiknya menghubungi Tim Damkar, agar bisa dibantu untuk melakukan proses evakuasi. Sehingga, penanganan lebih aman.
“Ular itu satwa liar. Walaupun mungkin jenis yang tidak berbisa, lebih aman jika tidak melakukan evakuasi sendiri,” ujar Abdullah. (riz/rud) Editor : Ronald Fernando