Kenyamanan warga dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari jadi salah satu perhatian Pemerintah Desa Sepuh Gembol. Karenanya, setiap tahun, peningkatan kualitas infrastruktur menjadi rencana pembangunan rutin. Begitu pula tahun ini, dua ruas jalan permukiman padat penduduk menjadi sasaran pembangunan desa.
Dua ruas jalan tersebut, di antaranya jalan sepanjang 1,3 kilometer. Di RT 1/RW 2, Dusun Sak-Sak. Ruas jalan ini cukup panjang. Merupakan jalan poros desa yang menghubungkan permukiman penduduk dengan fasilitas publik lainnya. Seperti sekolah, musala, dan masjid.
Sebelumnya, jalan berupa aspal. Namun, karena telah termakan waktu, lapisan permukaan jalan mengelupas. Bahkan, beberapa ruas jalan berlubang. Sehingga, perlu ada penebalan dan pemeliharaan yang intens. Agar lebih nyaman untuk dilintasi warga.
Pembangunan ruas jalan saat ini dalam proses perencanaan. Realisasi akan dilakukan setelah pencairan dana desa tahap berikutnya.
"Jalan Dusun Sak-Sak yang akan kami bangun cukup panjang. Ini jalan utama desa. Konstruksi dasar jalan masih kokoh. Oleh karena itu, masih memungkinkan untuk dilakukan pengaspalan dengan sistem Lapisan Penetrasi (Lapen, Red)," kata Sekretaris Desa Sepuh Gembol Slamin saat mendampingi Kades Kusnadi.
Sementara satu ruas jalan lagi sudah dibangun. Berlokasi di RT 1/ RW 1, Dusun Jati. Memiliki panjang ruas jalan 500 meter. Jalan ini merupakan penghubung antarkecamatan.
Melalui ruas jalan, juga dapat dijangkau puluhan rumah yang dihuni oleh warga setempat. Setiap harinya warga melintas baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun mobil.
Slamin menuturkan jika pemerintah desa memang lebih memprioritaskan membangun jalan. Sebab, sering kali dikeluhkan oleh warga. Sementara hasil pembangunan saat sudah selesai, dapat dirasakan langsung oleh warga. Sehingga, lebih nyaman dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.
"Kalau jalan di Dusun Jati sudah selesai. Sebab, langsung berbatasan dengan jalan antarkecamatan. Tentu kondisinya harus mulus dan nyaman," bebernya.
Konsisten Salurkan BLT-DD
Bukan hanya pembangunan infrastruktur. Kesejahteraan warga juga jadi perhatian Pemerintah Desa Sepuh Gembol. Salah satu upayanya, dengan memberi Bantuan Langsung Tunai bersumber pada Dana Desa (BLT-DD).
Bantuan ini merupakan stimulus yang diberikan pada warga yang membutuhkan. Serta, memenuhi syarat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Peningkatan kesejahteraan kami lakukan, bagi yang tidak mampu kami beri BLT-DD. Jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun lalu," ujar Sekretaris Desa Sepuh Gembol Slamin saat mendampingi Kades Kusnadi.
Saat ini, ada 31 KPM yang menerima BLT-DD kemiskinan ekstrem. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 164 KPM. Pemerintah Desa sebelumnya telah melakukan seleksi ulang pada KPM. Seleksi ini dilakukan untuk memastikan bahwa calon KPM memang benar-benar membutuhkan.
Karena itulah saat pengambilan keputusan dilakukan secara berhati-hati. Agar nantinya dapat menghasilkan keputusan yang tepat. Dengan begitu, KPM yang mendapatkan bantuan bisa menggunakan uang tersebut secara baik dan bijak.
"Warga yang memenuhi syarat kami masukkan sebagai penerima bantuan ini. Setiap periode penyaluran kami kontrol agar bantuan dimanfaatkan dengan baik," tuturnya.
Kesehatan masyarakat juga turut menjadi atensi pemerintah desa. Khususnya gizi dan tumbuh kembang balita. Pemenuhan kebutuhan gizi harian harus terjamin. Asupan gizi yang cukup sangat memengaruhi tumbuh kembang balita. Gizi yang tidak terpenuhi dengan baik akan menyebabkan stunting pada anak.
Posyandu rutin dilaksanakan di 4 lokasi. Di antaranya Dusun Jati, Sak-Sak, Krajan 1, dan Krajan 2. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) diberikan secara rutin.
Dalam kegiatan itu, warga cukup antusias, memanfaatkannya untuk sharing masalah kesehatan balita, pemenuhan gizi harian serta konsultasi penyakit. Dalam jangka panjang kegiatan ini dapat menambah pengetahuan warga.
"Pemenuhan gizi harian melalui PMT kami lakukan. Menu telah disiapkan oleh pengurus. Nantinya akan dibagikan secara merata," terang Slamin. (ar/mie)
APBDes Pemerintah Desa Sepuh Gembol Tahun Anggaran 2023
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa — Rp 7.000.000,00
Pendapatan Transfer — Rp 1.607.633.664,00
JUMLAH PENDAPATAN — Rp 1.614.633.664,00
BELANJA
Belanja Pegawai — Rp 319.663.920,00
Belanja Barang dan Jasa — Rp 500.026.696,73
Belanja Modal — Rp 679.343.000,00
Belanja Tidak Terduga — Rp 118.800.000,00
JUMLAH BELANJA — Rp 1.617.833.616,73
SURPLUS/(DEFISIT) — Rp (Rp 3.199.952,73)
PEMBIAYAAN
Penerimaan Pembiayaan — Rp 3.199.952,73
SILPA Tahun Sebelumnya — Rp 3.199.952,73
PEMBIAYAAN NETTO — Rp 3.199.952,73
SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN — Rp 0,00 Editor : Jawanto Arifin