Persitiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 15.00. Sore itu, Sugiyanto berangkat dari rumahnya menuju SPBU di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Ia berniat mengisi BBM untuk motornya. Ia membeli BBM jenis Pertamax Rp 150 ribu.
Usai mengisi BBM, ia berniat untuk pulang ke rumahnya. Saat tiba di turunan jembatan, tiba tiba ada percikan api dari bawa tangki motornya. Karena terkejut, ia melompat. Sehingga motornya terguling. Dan menyulut api yang lebih besar.
Ia lantas berteriak kebakaran ... kebakaran ... Petugas Pom Bensin setempat yang mengetahui kejadian ini langsung menyemprotkan alat pemadam api ringan (apar) ke arah motornya. Tidak lama, datanglah petugas pemadam kebakaran (damkar) dengan satu unit mobil.
Usai dilakukan penyemprotan 15 menit, api pun padam. Sekitar pukul 15.15, mobil damkar meninggalkan lokasi. Sementara motor dalam kondisi rusak parah karena terbakar. Diduga penyebab nya karena konsleting pada kabel di bawah tangki motor.
"Dari rumah hanya untuk mengisi bensin. Niatnya mau langsung pulang. Ternyata pas di turunan pom, malah muncul api. Karena kaget, saya melompat," kata Sugiyanto.
Kapolsek Mayangan, Kompol Hermawan menyebut saat kebakaran, tangki motor dalam kondisi full. Kemungkinan karena panik, korban melompat, sehingga motor terguling dan menimbulkan percikan api yang lebih besar dan membakar motor.
"Penyebab kebakaran karena korsleting. Karena motor terjatuh, percikan api kecil jadi besar karena tersulut bensin yang tumpah," sebut perwira dengan satu melati di pundaknya ini. (riz/fun) Editor : Ronald Fernando