Pembangunan infrastruktur adalah gedung Posyandu yang berlokasi di Dusun Krajan. Lokasinya tepat berdampingan dengan Kantor Desa Kertonegoro. Hal ini tentu akan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakatnya.
“Pusat pemerintahan desa dengan pusat layanan kesehatan desa berdampingan. Sehingga memudahkan masyarakat untuk bisa mendapatkan pelayanan maksimal. Sebab pusat pelayanan pemerintahan dan kesehatannya berkumpul,” kata Kepala Desa Kertonegoro Abd Rahman.
Gedung Posyandu ini nantinya akan menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Meski begitu, kegiatan posyandu sendiri tetap digalakkan pada tiga Posko yakni, Krajan, Petong dan Kecik. “Harapannya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan adanya gedung ini, kegiatan Posyandu dapat diakomodir dengan lebih baik,” katanya.
Selain berfungsi sebagai Posyandu, gedung yang memiliki dua lantai ini juga akan dibangun aula serbaguna di lantai dua. Hal ini bertujuan agar kegiatan desa yang membutuhkan gedung tertutup dapat terlayani di gedung aula tersebut.
“Musyawarah desa, sosialisasi dan kegiatan lainnya nanti bisa ditempatkan di gedung aula ini. Kegiatan apapun yang membutuhkan ruang tertutup dapat dilakukan di aula,” ujarnya.
Dengan terus berupaya melengkapi infrastruktur desa, pemerintah desa berharap masyarakat dapat lebih berperan aktif dalam pelayanan yang telah disiapkan pemerintah desa. “Kami terus merangsang agar masyarakat dapat tergugah berperan aktif dalam membangun desa,” ujarnya.
Hal itu salah satunya terbukti dari sejumlah fasilitas yang telah dilengkapi oleh pemerintah desa. Seperti pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kertolaksono Desa Kertonegoro yang bergerak di bidang produksi olahan kopi. Sejumlah alat dilengkapi sehingga produk olahan kopi BUMDes, sampai saat ini masih terus berjalan.
Produk kopi BUMDes Ketolaksono diberi nama Mountain Caffee. Beragam jenis kopi ada di dalamnya, mulai dari Kopi Robusta, Kopi Lanang, Arabica Cobra. “Alhamdulillah Sampai saat ini produk kopi pada BUMDes terus berjalan,” ujarnya.
Selain gedung posyandu dan aula, Pemdes Kertonegoro juga membenahi jalan dengan aspal lapen. Lokasinya jalan yang menghubungkan antara Dusun Krajan 1 dan 2. “Kemudian melalui anggaran ketahanan pangan Desa, kami rencanakan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) agar menjaga lahan pertanian warga,” bebernya.
Pemdes juga membangun rabat beton di Dusun Kecik. Jalan yang dibangun merupakan akses para petani ke lahan pertaniannya. “Dibangunnya rabat beton, agar memudahkan petani untuk datang atau membawa hasil panennya,” ujarnya.
Prioritaskan Kesehatan Warga
Dibangunnya gedung Posyandu dibarengi di Desa Kertonegoro diharapkan ikut mengerek pelayanan kesehatan. Sektor ini menjadi prioritas Pemdes Kertonegoro karena bila masyarakat sehat, maka ekonomi ikut kuat.
Salah satu kegiatan kesehatannya dilakukan memalui kegiatan posyandu yang rutin dilakukan di tiga pos, Yakni Krajan, Kecik dan Petong. Ada puluhan balita, lansia dan ibu hamil yang menerima pelayanan kesehatan melalui posyandu ini. “Kami bagi tiga pos. Dari tiga pos ini, kegitan posyandu berjalan dengan baik. Ada kegiatan kesehatan untuk masing jenjang umur,” beber Kades Kertonegoro Abd Rahman.
Kegiatan yang rutin dilakukan adalah penimbangan balita, imunisasi, pemberian vitamin dan pengecekan kesehatan. Juga ada pemberian makanan tambahan (PMT) berupa makanan bergizi. “Untuk PMT juga kami berikan kepada semuanya. Mulai dari balita, lansia dan ibu hamil,” kata kades Abd Rahman.
Selain melalui posyandu, kesehatan warga desa juga di lakukan melaui kegiatan yang ada pada Tim Penggerak PKK Desa Kertonegoro. Salah satu kegiatannya ialah melakukan sosialisasi atau penyuluhan kesehatan. “Melalu TP-KK ini, ada sejumlah penyuluhan dan sosialisasi kesehatan. Mulai dari penyakit kanker leher rahim dan payudara. Kemudian ada juga penyuluhan pola asuh anak,” bebernya.
Sementara untuk peningkatan perekonomian, pemdes kembali melanjutkan pemberian bantuan langsung tunai dana desa (BLT). Tahun ini ada 21 keluarga penerima manfaat (KPM) yang mendapat bantuan berupa uang tunai tersebut. “Para penerima telah diseleksi dan dipilih yang benar-benar layak. Harapannya, dapat meringankan beban hidupnya,” terang Kades Abd Rahman. (mu/fun/*)
APBDes Pemerintah Desa Kertonegoro Tahun 2023
Pendapatan
Pendapatan Asli Desa – Rp 3.300.000,00
Pendapatan Transfer – Rp 1.159.414.299,00
Pendapatan Lain-lain – Rp 0,00
Jumlah Pendapatan – Rp 1.162.714.299,00
Belanja
Penyelenggaran Pemerintahan Desa – Rp 368.872.135,18
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa – Rp 496.364.240,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan – Rp 7.810.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat – Rp 109.327.400,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat – Rp 183.351.750,00
Jumlah Belanja – Rp 1.165.725.525,18
SURPLUS / (DEFISIT) – (Rp 3.011.226,18)
Pembiayaan
Penerimaan Pembiayaan – Rp 8.011.226,18
Pengeluaran Pembiayaan – Rp 5.000.000,00
Pembiayaan Netto – Rp 3.011.226,18
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran – Rp 0,00 Editor : Jawanto Arifin