Lampu hias di simpang tiga Ketapang itu hanya satu dari lima lampu hias yang akan dibangun Pemkot Probolinggo tahun ini. Biaya pembangunannya juga tidak murah. Untuk lima lampu hias, dianggarkan biaya Rp 1,2 Miliar.
Di simpang tiga Ketapang itu, lampu hias dibangun tepat di taman Tugu Adipura. Sejak beberapa hari lalu, lampu hias itu mulai difungsikan. Menyala terang di malam hari. Membuat jalan raya nasional itu lebih terang.
Semakin menarik, karena warna lampu hias itu berubah-ubah. Sehingga, langsung menarik perhatian setiap pengguna jalan yang melintas.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, Rachmadeta Antariksa menjelaskan, lampu hias di pertigaan Ketapang itu sebenarnya masih uji coba alias trial. Karena, pembangunan lampu hias itu masih belum rampung. ”Itu masih tahap uji coba. Pengerjaannya belum sampai 50 persennya,” katanya.
Selain di pertigaan Ketapang, akan ada empat lampu hias lain yang dibangun di sepanjang Jalan Soekarno Hatta. Tepatnya, dari Pos Polisi Ketapang ke timur.
”Jadi lampu hias ini tidak hanya dibangun di Taman Tugu Adipura. Ada lima titik lampu hias dibangun di sisi timur Pos Polisi Ketapang,” terangnya.
Dengan lampu hias itu, Pemkot menurut Deta ingin menciptakan wajah yang lebih indah saat masuk kota Probolinggo. Harapannya, lampu hias yang dibangun di dekat batas Kota itu menjadi ikon baru Kota Probolinggo.
”Semoga saja itu (lampu hias) jadi ikon baru Kota Probolinggo,” ujarnya. (mas/hn)