Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Warga Tengger Gelar Mendak Tirta di Madakaripura sebelum Melasti

Ronald Fernando • Sabtu, 3 Juni 2023 | 14:45 WIB
AIR SUCI: Ritual Mendak Tirta atau pengambilan air suci di Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jumat (2/6). (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
AIR SUCI: Ritual Mendak Tirta atau pengambilan air suci di Air Terjun Madakaripura di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jumat (2/6). (Foto: Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
LUMBANG, Radar Bromo- Mendak Tirta atau pengambilan air suci dilakukan puluhan warga Tengger menjelang perayaan Yadnya Kasada 1945 Saka atau 2023. Mendak Tirta dilakukan di Air Terjun Madakaripura, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jumat (2/6) pagi.

Air terjun Madakaripura dipercaya warga Hindu Tengger sebagai salah satu tempat ritual Mendak Tirta yang keramat. Sebab, tempat itu merupakan pertapaan Gajah Mada, leluhur warga Tengger yang juga Maha Patih di Kerajaan Majapahit.

Selama Mendak Tirta, Desa Sapikerep menjadi tuan rumah. Sementara desa yang lain di Kecamatan Sukapura mengutus perwakilan untuk mengikuti acara itu.

Sebelum ritual dilakukan, sejumlah sesaji berupa hasil bumi diletakkan di depan pintu masuk menuju Air Terjun Madakaripura. Yaitu, tepat di patung Gajah Mada. Dilanjutkan berdoa di pure yang ada di Madakalipura.

Pembacaan doa diiringi dengan kesenian Balai Ganjur. Hal itu dilakukan juga sebagai bentuk izin kepada Shang Hyang Widiwasa untuk mengambil air suci di lokasi tersebut.

Selain Madakaripura di Kabupaten Probolinggo, Mendak Tirta juga dilakukan di empat lokasi. Antara lain, sumber mata air Watu Klosot di Senduro, Lumajang; sumber mata air Widodaren di Pasuruan; mata air Rondo Kuning di Lumajang; dan mata air Arjuno di Malang.

Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo Bambang Suprapto menyampaikan, air suci yang diambil dari sumber mata air berbeda itu nantinya dikirab dan dibawa ke Pura Luhur Poten di Gunung Bromo. Selanjutnya digunakan sebagai kelengkapan upacara Yadnya Kasada.

“Jadi pengambilan air suci di empat titik ini nantinya akan dikumpulkan di Pura Luhur Poten di Gunung Bromo hari ini juga. Selanjutnya, Minggu (3/6) akan dilakukan Melasti. Baru tanggal 4 malam hingga 5 dini hari perayaan Yadnya Kasada,” tandas Bambang. (rpd/hn) Editor : Ronald Fernando
#kasada 2023 #mendak tirta #air terjun madakaripura