Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo Rachmadeta Antariksa mengatakan, Air Mancur Menari Gladser sebenarnya sudah rampung. Hanya saja belum 100 persen. Untuk memastikan mesin air mancur berfungsi normal dan tidak ada kendala, dilakukan uji coba selama sebulan.
“Sebulan ini dilakukan uji coba. Kami nyalakan setiap Jumat malam, Sabtu malam, dan Minggu malam. Setelah uji coba sebulan, akan kami evaluasi hasil pekerjaannya,” katanya, beberapa waktu lalu.
Deta menambahkan, sambil dilakukan uji coba, petugas DLH belajar menjadi operator air mancur menari itu. Karena mesin-mesin yang dilakukan semua otomatis, sehingga saat ada kendala, operator dari DLH dapat menanganinya langsung.
“Kami siapkan operator untuk operasikan Air Mancur Menari itu. Jadi, operator kami belajar dari penyedia hingga benar-benar menguasai,” jelasnya.
Rampungnya air mancur baru ini mendapatkan aporesiasi dari warga. Salah satunya, Wahyuning, warga Kelurahan/Kecamatan Kanigaran. Menurutnya, Air Mancur Menari ini menjadi hiburan di Bundaran Gladak Serang. Lebih menarik dan terasa hidup. Dilihat dari jauh ataupun dekat, sama-sama bagus.
“Jauh lebih bagus sekarang air mancurnya. Kalau dulu air mancurnya gitu aja bentuknya. Kalau sekarang banyak variasi mancuran airnya. Warnanya juga bagus. Buat foto juga bagus,” katanya. (mas/rud) Editor : Ronald Fernando