Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hendak Nonton, Televisi Warga Kanigaran Meledak

Jawanto Arifin • Minggu, 5 Februari 2023 | 05:29 WIB
LOKASI KEJADIAN: Sutari menunjukkan lokasi televisinya yang meledak di ruang tengah rumahnya. Terlihat dinding rumahnya terdampak percikan api. (Fahrizal Firmani/Radar Bromo)
LOKASI KEJADIAN: Sutari menunjukkan lokasi televisinya yang meledak di ruang tengah rumahnya. Terlihat dinding rumahnya terdampak percikan api. (Fahrizal Firmani/Radar Bromo)
KANIGARAN, Radar Bromo - Keinginan Lana Rizki Lestari, 15, mendapatkan hiburan dengan menonton televisi mendadak buyar. Televisi tabung milik keluarga bocah warga Perumahan Asabri, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, itu meledak, Jumat (3/2) sore. Syukur tidak ada korban jiwa.

Tak hanya meledak, layar kaca itu juga terbakar. Bahkan merembet ke bufet, antena, set top box, dan spiker. Peristiwa ini diduga disebabkan korsleting listrik.

Orang tua Lana, Sutari, 55, mengatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 17.00. Sore itu, Lana hendak menonton televisi bersama tetangganya, Ririn, 40. Bersama ketiga anak Ririn, mereka hendak menonton bersama di ruang tengah.

Saat baru dinyalakan, tiba-tiba terdengar suara aneh dari televisinya. Tidak lama kemudian ada percikan api dari bagian tabung televisi di bagian belakang. Melihat itu, Lana bersama Ririn dan ketiga anaknya langsung keluar rumah.

Televisi itu pun meledak. Satu kali. Suaranya keras. Sejumlah tetangga langsung mendekat untuk membantu. Mereka mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Api pun berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke ruangan lain.

Namun, televisi tabung berukuran 43 inch itu habis terbakar. Hanya menyisakan sedikit kabel yang terhubung ke antena. Tim pemadam kebakaran (damkar) Satpol PP Kota Probolinggo, juga sempat merapat ke lokasi kejadian. Sekitar pukul 17.45. Sekitar pukul 18.15, api dinyatakan benar-benar padam.



Meski tidak sampai menyebar, asap membuat beberapa dinding rumah korban menghitam. Seperti di ruang tengah, ruang keluarga, dan teras. Sabtu (4/2), ia langsung menghubungi tukang untuk mengecat bagian dinding yang hitam. Sekaligus membersihkan sisa-sisa ledakan. “Kalau kerugian belum saya hitung. Cuma ini televisi sudah berumur lebih dari 10 tahun,” katanya.

Kasi Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Abdullah mengatakan, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Menyebabkan televisi meledak. “Tidak ada korban. Untuk kerugiannya, masih belum diketahui," ujarnya. (riz/rud)
Photo
Photo
Editor : Jawanto Arifin
#korsleting listrik #tv meledak