Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pikap Terguling, Karung Isi Cabai Kocar-kacir di Jalan Pahlawan

Jawanto Arifin • Sabtu, 14 Januari 2023 | 10:03 WIB
MACETKAN JALAN: Pikap yang terguling. Inset, karung berisi cabai yang berhamburan di Jalan Pahlawan usai pikap yang membawa muatan ini terguling. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
MACETKAN JALAN: Pikap yang terguling. Inset, karung berisi cabai yang berhamburan di Jalan Pahlawan usai pikap yang membawa muatan ini terguling. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)
KANIGARAN, Radar Bromo - Perjalanan Frastian, 22 dan Rizal, 22, warga Desa Bago, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo mengantar cabai ke Kota Surabaya, sempat tertunda. Jumat (13/1) pikap yang dikendarai mereka terguling saat melintas di Jalan Pahlawan. Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun kedua kaki mereka mengalami linu karena terbentur body pikap bernopol N 8678 NM saat terguling. Ruas jalan Pahlawan pun sempat macet sepanjang 200 meter selama 15 menit. Muatan cabai pun tumpah ke jalan.

Warga dan polisi dari Poslantas Pilang yang melihat peristiwa ini langsung membantu. Mereka mengevakuasi pikap ke kondisi semula. Sementara, muatan cabai diletakkan ke pinggir sisi timur jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Evakuasi berlangsung selama 15 menit.

Frastian mengungkapkan, dia hendak mengantar muatan cabai seberat 10 kuintal dari Kraksaan menuju Surabaya. Ia berangkat sekitar pukul 14.30 dengan kecepatan sedang. Nahas, setibanya di tikungan Jalan Pahlawan, ia berbelok terlalu dalam, sehingga kemudinya oleng.

Alhasil pikap itu terguling ke sisi barat di lajur kiri. Sementara karung muatan cabai terjatuh tidak jauh dari lokasi pikap terguling. Akibatnya, solar dari pikap tumpah ke jalan. Usai menepikan pikap dan muatan cabai, mobil damkar Kota Probolinggo langsung menyemprot solar itu.

“Ini saya masih menunggu teman dari arah Kraksaan. Ini masih perjalanan untuk membawa muatan cabai. Saya tidak luka, Cuma badan masih linu karena benturan pas terguling. Kalau pikap tidak apa-apa,” terang Frastian. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#pikap cabai #kecelakaan probolinggo #pikap terguling #jalan pahlawan