Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rampung, Rumah Batik Segera Di-Launching

Ronald Fernando • Sabtu, 24 Desember 2022 | 15:42 WIB
BERDIRI MEGAH: Dengan segala fasilitasnya, gedung Rumah Batik Griya Pendalungan Kota Probolinggo di Jalan Mastrip, yang bakal segera di-launching.
BERDIRI MEGAH: Dengan segala fasilitasnya, gedung Rumah Batik Griya Pendalungan Kota Probolinggo di Jalan Mastrip, yang bakal segera di-launching.
PROBOLINGGO – Warga kota Probolinggo patut berbangga. Tak lama lagi, Kota Probolinggo memiliki sentra UMKM Batik. Sentra ini bakal di Rumah Batik Griya Pendalungan Kota Probolinggo.

Rencananya, Wali Kota Probolinggo sendiri yang bakal meresmikan sentra UMKM Batik ini. Informasi tentang rumah batik bakal segera di launching, senter terdengar sesaat setelah pembangunan rumah batik yang digarap oleh CV. Sarana Bina Yasa (SBY) Surabaya, selesai tepat waktu jelang Tutup Anggaran 2022.

Ya, pembangunan rumah batik merupakan program kerja prioritas DKUPP tahun ini. Proyek senilai Rp. 1,4 Miliar, berasal dari sumber dana DAK Fisik Kementerian Perindustrian. Dalam 120 hari kalender, rumah batik yang berlokasi di Jalan Mastrip, Kanigaran, Kota Probolinggo, kini sudah berdiri megah dan siap beroperasional.

 

Photo
Photo
SERTIFIKAT: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyerahkan sertifikat merek kepada salah satu pembatik Kota Probolinggo.

 

Ya, pokoknya segera lah ya, secepatnya. Doakan lancar semuanya. Insyaallah, nanti pak Wali sendiri yang meresmikan rumah batik ini,” ungkap Fitri, panggilan akrabnya.

Seperti yang disebutkan Fitri, rumah batik memang digadang-gadang akan menjadi wisata edukasi sekaligus gallery batik. Sebab dirumah batik ini, bisa digunakan untuk pelatihan, showroom batik, dan turunan batik. Serta telah disiapkan peralatan batik dan tenun untuk sarama pelatihan.



Photo
Photo
MENINJAU: Kepala DKUPP Ir. Fitriawati meninjau batik bordir produk turunan batik saat pelatihan.

 

“Jadi tak hanya kain, produk batik dan turunannya, seperti tas dari batik, baju batik, dan semua yang ada kaitannya dengan batik, bisa dibuat sekaligus dipasarkan di Rumah Batik ini,” ungkap  Fitri lagi.

“Sentra batik ini nantinya bisa digunakan untuk pelatihan hingga 300 peserta. Tapi sistemnya harus bergantian. Selain untuk menumbuhkan semangat bagi para pembatik lokal, dan mengembangkan usaha batiknya, sentra ini juga untuk menggali kecintaan generasi bangsa terhadap batik. (el/adv) Editor : Ronald Fernando
#pemkot probolinggo