Si Ijol Disdikbud Kota Probolinggo Raih Peringkat I Anvapro

Ronald Fernando • Dipublikasikan Selasa, 20 Desember 2022 | 02:01 WIB
INOVATIF: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyerahkan penghargaan Anvapro 2022 kepada Plt Kadisdikbud Kota Probolinggo Wawan Soegyantono.
INOVATIF: Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyerahkan penghargaan Anvapro 2022 kepada Plt Kadisdikbud Kota Probolinggo Wawan Soegyantono.
DISDIKBUD Kota Probolinggo berhasil meraih peringkat pertama kategori perangkat daerah (PD) dalam ajang Anugerah Inovasi Kota Probolinggo (Anvapro) 2022. Penghargaan ini diraih berkat inovasi Aplikasi Sistem Ijazah Online (Si Ijol).

Anvapro merupakan ajang untuk memberikan penghargaan bagi inovator yang berkontribusi pada pengembangan inovasi di Kota Probolinggo. Anvapro ini diikuti seluruh lapisan masyarakat Kota Probolinggo. Mulai dari PD, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat umum.

Tahun ini, mengambil tema Membangun Budaya Inovasi Menuju Kota Probolinggo Hebat dan Handal. Untuk kategori PD bisa berbentuk inovasi tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, dan inovasi lainnya.

Indikator penilaiannya adalah regulasi inovasi daerah, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) terhadap inovasi daerah, dukungan anggaran, penggunaan informasi teknologi (IT), bimtek atau pelatihan inovasi, sosialisasi inovasi daerah, kemudahan informasi layanan, kemudahan proses inovasi yang dihasilkan, dan kualitas inovasi daerah.

“Alhamdulillah, Disdikbud berhasil meraih peringkat pertama. Inovasi Si Ijol unggul dari inovasi Handal PIRT UMKM milik Puskesmas Ketapang dan Portal Emas milik Diskominfo,” ujar Plt Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Wawan Soegyantono.

Keunikan Si Ijol, kata Wawan, sistem ini bisa mengintegrasikan data. Meliputi Data Pokok Peserta Didik (Dapodik) Kemendikbudristek; data Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Disdikbud Kota Probolinggo; data kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil; dengan Data Induk Ijazah (DII) dan Data Penelusuran Lulusan (DPL).

Si Ijol berbasis android. Bisa di-download melalui PlayStore, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses melalui smartphone. Serta, dapat diakses melalui jaringan internet mapun intranet.

Si Ijol memberikan layanan ijazah meliputi layanan kehilangan atau kerusakan ijazah, layanan perubahan data ijazah, layanan legalisasi ijazah, maupun layanan keabsahan ijazah yang lebih mudah, cepat, dan akurat.

Pada seleksi penerimaan anggota Polri, Si Ijol mendapat apresiasi dari Polres Probolinggo Kota. Sebab, bisa memberikan kemudahan dan kecepatan proses keabsahan ijazah dengan akurat yang sebelumnya dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu lama karena harus verifikasi lapangan. Aplikasi ini pun dinilai bisa dikembangkan di daerah lain atau secara nasional.

“Sistem ini baru. Sebelumnya, belum ada di Kota Probolinggo maupun dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sistem ini memungkinkan pertama kalinya di Jawa Timur,” ujar Wawan.

Banyak manfaat dari Si Ijol. Di antaranya, sebanyak 19.886 ijazah jenjang SD dan SMP telah terproses melalui sistem ini sampai tanggal 6 April 2022. Sejumlah 14 siswa yang kehilangan ijazah dan satu siswa yang kerusakan ijazah dapat diproses. Lalu, kesalahan penulisan dalam ijazah milik 48 siswa dapat diperbaiki.

“Inovasi ini merupakan lanjutan dari inovasi Sekolah Digital yang sudah digagas mulai 2018 dan dikembangkan hingga 2020. Si Ijol membuat layanan menjadi lebih mudah dan cepat,” ujarnya. (riz/rud/*) Editor : Ronald Fernando
disdikbud kota probolinggo pemkot probolinggo